Religi, Qolbu ExplosionAugust 11, 2008 2:35 pm

Dalam keadaan sedang bergerak dan melangkah,…

Malam mulai datang, bintang seakan mengikuti jejak malam tanpa pernah bosan, karena sebenarnya hakekat rutinitas adalah hakekat dimana aktivitas tak membuatnya bosan. Sama halnya dengan siang, selalu saja matahari menyalakan mesin dieselnya dengan kadar tertentu hingga titik batas, yang mungkin saja di sore diselingi dengan hujan tuk meneduhkan dunia.

Manusia, mereka selalu saja melakukan rutinitas, bahkan ada kalanya rutinitas manusia berada pada kondisi yang sangat baku, namun karena tuntutan atau bahkan bisa dikatakan batas pikirannya hanya sampai disitu, manusia lalu terbawa pada rutinitasnya dan selalu "konsisten". Maka tak heran beberapa bulan yang lalu, kita mendengar "seorang" penjaga rel kereta api di wilayah jakarta selama 25an tahun berhasil menjaga daerah "radius dekat" rel tanpa pernah ada kecelakaan. Lalu, tak heran pula ketika "pak jon" nasi goreng menekuni rutinitas statisnya selama 15 tahun ( pada tahun 2008 ), tanpa pernah ada "goncangan jiwa" yang meledak secara nyata ketika ia sedang menjajakan dagangannya, paling jika kita tanya sampai jam berapa jualannya, kadang jam.11 atau 11.30 malam, "yah namanya juga kita dagang, gak tentu".

Perlahan tapi pasti bumi yang memiliki konsistensi plus survival yang sangat kuat telah beribu-ribu tahunnya lamanya memfasilitasi manusia, bumi tak jemu, namun seiring berjalannya waktu, bumi pun akan tua. Sama halnya dengan orang tua kita, apa kalian "pikir" mereka adalah orang-orang yang "ingin" dikasihani, no..no..no, andai saja mereka masih sanggup hingga kau memiliki anak pun mereka ingin terus menanggungmu, tanpa pernah berpikir tuk pensiun sabagai orang tua. 

Hidup..beginilah hidup sirkulasinya terlihat sangat statis, tetapi dibalik itu semua, terkadang muncul para "pembaharu", yang menggedor "pintu" zaman yang mulai rapuh, baik rapuh moral maupun rapuh "hati"-nya. Mereka para pembaharu muncul ketika mereka diperlukan, maka tak heran dari masa ke masa tak kan hilang "nama" para pembaharu. Sebut saja di zaman kontemporer ini, seorang Muhammad Yunus membuat mata "ekonomi" dunia terbelalak dengan grameen bank-nya yang memberikan pinjaman/modal kepada masyarakat miskin di bangladesh, lalu bagaimana seorang ahmadinejad merefleksikan keberanian menerobos tirani "pelemah moral", melanjutkan pendahulunya semacam mahathir dan fidel castro. Teman, mereka hanyalah orang-orang yang muncul ke permukaan, namun ada ribuan orang yang memiliki jiwa pembaharu ini di setiap belahan dunia, mereka memegang satu prinsip, bahwa menolong sesama dengan "keunikan" tindakan akan memberikan kebaikan walaupun itu sedikit.

Hidup, terkesan ketika kita seolah-olah melongok ke luar jendela mobil dan melihat lalu lalangnya kendaraan, kita sering menjustifikasi bahwa hidup ini "hanya" untuk kita sendiri, secara tidak sadar ketika kita sudah tenggelam pada rutinitas "dunia" tanpa memiliki jeda tuk keluar darinya, sungguh dunia akan terlihat sangat "individualis". Namun diluar itu, dunia menyuguhkan pemikiran, penemuan dan pergerakan. Pada edisi Reader’s Digest bulan agustus ini, dijelaskan bagaimana otak kita dapat menggantikan peran cell dan neuron yang telah rusak dan mengambil alih peran tersebut, baik itu untuk mengaktifkan neuron/cell yang menggerakkan kaki kita, dan kepentingan lainnya, seolah-olah otak ini mampu memperbaiki lukanya sendiri dengan beberapa syarat : Repeated exercises, mental and physical can change your brain and your life. haahhh dunia memang tak terlalu statis seperti yang dibayangkan..renungilah dunia dan dekatilah pencipta dunia, karena Ia menjanjikan "imbas" dunia yang jika kau bertindak sesuai dengan "pencipta" dunia, Ia akan menyuguhkan hidangan "surga" seluas langit, bumi dan seisinya.

Teman, ketika kau berada di zona yang melemahkan prinsipmu, tetaplah kau jaga "differensiasi prinsip" itu, terkadang itu sulit namun ketika kau telaah lebih jauh kesulitan itu akan membawamu kepada kebahagiaan yang hakiki.

Teman, renungilah kalam ilahi ini ! 

"Katakanlah, Adakah diantara sekutumu yang dapat memulai penciptaan (makhluk), kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali? Katakanlah, ALLAH memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya. Maka bagaimana kamu dipalingkan ( menyembah selain ALLAH )?"

"Katakanlah, Apakah diantara sekutumu ada yang membimbing kepada kebenaran?, katakanlah ALLAH yang membimbing kepada kebenaran. Maka manakah yang lebih berhak diikuti, Tuhan yang membimbing kepada kebenaran itu, ataukah orang yang tidak mampu membimbing bahkan perlu dibimbing ? maka mengapa kamu berbuat demikian ? bagaimanakah kamu mengambil keputusan ?

Surah Yunus : 34-35. 

Wallahua’lam

Religi, My Opinion Only, Qolbu ExplosionJuly 17, 2008 1:54 pm

Teori ini sebenarnya belum saya rasakan, tetapi saya sedang menunggu teori ini menjadi "sesuatu" yang diharapkan.

Derivasi amal ini adalah hasil atau imbas dari amal yang sudah kita lakukan sebelumnya. Jadi disebut "derivasi", karena dari amal-amal yang telah kita lakukan akan menghasilkan turunan-turunan amal itu sendiri, dimana turunan ini bisa berupa jalan hidup yang diatur oleh ALLAH sebagaimana mestinya dan diridhaiNYA.

Secara gamblang bisa dikatakan, ketika kita melakukan suatu amalan, sang khalik telah menyiapkan sesuatu, satu saat nanti, sebagai imbas amal tadi.

fiuhhh berat memang mengatakan satu teori yang belum terlihat, namun dari beberapa amalan yang telah kulakukan, mudah2an 2 imbas pokok yang kuharapkan, bisa menjadi kenyataan suatu saat nanti..amin.. emoticon

anybody could share about derivation of your positive action??? 

Religi, Qolbu ExplosionJune 30, 2008 10:53 pm

Pagi masih menebar pesona sejuknya, bulan sabit terlihat tangguh di langit, sinarnya terang menunggu giliran matahari bertugas beberapa jam lagi.

    Perhelatan dunia menuju puncak perubahan, dimana perubahan itu pada awalnya telah menuntut banyak pengorbanan. Bumi sontak terguncang ketika es mencair di kutub utara, gas carbon bermain-main di indahnya awan dan membludaknya manusia yang berimbas pada ketidakpeduliannya terhadap kebersihan. Momen-momen seperti inilah yang digunakan manusia untuk berubah, karena mereka harus berubah ketika dampak-dampak buruk terhadap kelangsungan hidupnya telah mengusik mereka. Itulah watak manusia, berubah setelah merusak, maklum saja karena mereka bukanlah "the earth emperor", dan bukan pula ksatria yang dapat merubah bumi dalam sekejap mata. Sekarang manusia sudah memulai untuk merubah itu semua, dari penghijauan, minimalisasi bahan bakar plus konversinya menuju energi terbarukan lalu menerapkan "global socialization" ( sosialisasi global ) untuk merubah dunia secara keseluruhan, karena bumi sudah tak muda lagi.

Namun seiring dengan perubahan itu, ada kepudaran yang terus pudar, itulah moral, prinsip dan ketabuan yang tercipta dari prinsip kita sebagai makhluk yang beragama. Ketika moral sudah semakin buruk, tak ayal prinsip ilahiah ( ketuhanan ) pun semakin pudar lalu diikuti dengan hilangnya ketabuan yang seharusnya dijaga. Ketika konsep ilahiah mengajarkan kebaikan dengan konsep saling bantu-membantu sesamanya, lalu kebersihan dengan konsep penjagaan kita terhadap bumi yang kita tempati, serta ketuhanan yang mengharuskan manusia, berinteraksi secara rutin kepada penciptanya. Namun, seiring berjalannya waktu, entah apa yang manusia pikirkan sekarang ini, ketika konsep ilahiah dipojokkan ke sudut terjauh dari kehidupannya, ketika manusia mulai membentuk pola dan konsep baru atheis yang mungkin mereka tidak menyadarinya.

Padahal jika kau jarang atau bahkan tidak pernah melibatkan langkah-langkah hidupmu dengan konsep ilahiah, sepertinya kau sudah menuju zaman atheism baru, dan parahnya kau tidak menyadari hal itu.

Inilah kenapa, sebagai manusia, ALLAH selalu mengajak kita berpikir dan terus berpikir, di luasnya ayat qauniyah dan pada struktur indah ayat qauliyahnya serta jabaran penyempurna melalui hadis yang disampaikan melalui rasulNya, apa lagi, apa lagi yang kau cari wahai manusia???, ketika hidup dan pola sudah berubah, ketika konsep duniawi menuju tahap perubahan, tapi apakah kita sadar bahwa konsep akhirat kita juga menuntut perubahan atau lebih tepatnya lahirnya kembali konsep ilahiah dalam hidup kita, yang tlah lama kita kungkung dan tidak kita gunakan???

Manusia…berubahlah, dan aku sebagai manusia yang pribadi yang lemah ini…" Ku hanya ingin melihatnya menjaga prinsip dan ketabuan ", itu saja..

Mudah-mudahan adikku tercinta terus menjaga prinsip dan ketabuan ini, selamat ulang tahun yang ke-20 untuk adikku, 1 Juli ini..semoga kita berada dalam jalurNya dan tak goncang lalu jatuh tersungkur..

wallahua’lam

K

Religi, My Opinion Only, Guruku, Classical MomentJune 12, 2008 3:19 pm

"Sudah 5 tahun, ketika derap langkahku yang cepat dan tak melihat itu…terusik oleh sapaannya..,influencer sejati"

Gundah gulana di sore hari, tak terik, tapi bulan sudah menampakkan kedigdayaan tuk menyingkirkan matahari di hari itu. Sepulang dari kampus, ku masih bimbang, apa itu IT, teknik informatika, komputer, bahasa pemrograman, apa sihhh?. Aku masih gundah, dulu aku hanya memegang laptop ayah dengan memencetkan tombol huruf satu per satu dan bermain WordArt di Microsoft Word lalu mencetaknya dan hatiku sudah gembira karena ku baru saja memegang komputer, itu saja.

Sore itu, ketika para muda-mudi berlabel maba alias mahasiswa baru mencari sosok sejatinya dan fixed pattern-nya dalam dunia "pemikiran", kampus..ku bertemu dengannya, sang influencer sejati. Sosok gempal dan ada aura yang aneh serta mencurigakan pada gerak-geriknya. Sekilas kulihat lagi, siapa yang memanggilku dari belakang, sekali lagi kulihat dan tak pernah kumelihatnya barang sekali pun di kampus. Jidatnya ada 2 cap hitam, tanda ia memang memiliki satu "unique character" yang jarang dimiliki orang. Lalu kutumpahkan gundah sederhana ini padanya, saya gak ngerti komputer, gimana ya, ntar belajar apa ya di jurusan teknik informatika itu?. Kuyakin logat kental ujung sumatra itu masih berkeliaran di lidahku dan mungkin saja agak sedikit kaku, maklum anak jakarta bermain kata-kata "gue, lo , dong, dang ding dong..apa aja dah, kagak" , tapi kuawali perjalanan di jakarta dengan "saya" dan menginstruksikan abang angkot tuk berhenti dengan "kiri mas"…aneh memang…emang tukang bakso dipanggil mas.

Sang influencer ini mencoba mendengar dan menggunakan gesture khasnya dalam menjawab pertanyaanku, ia bilang : gak apa-apa kok, nanti juga dipelajari di kampus, bahasa pemrograman dan lain-lain, jadi gak perlu bingung. Fiuhhh…sedikit terobati gundah gulana itu, ternyata Teknik Informatika tak merusak mimpiku, bahkan alhamdulillah setahap demi setahap mulai permainan jari ini sudah bermain di beberapa web editor, messenger, de el el alias gak bingung lagiii.

Sang influencer , kusebut ia begitu, bagaimana tidak setelah perjumpaan sesaat itu, "batang hidungnya" ternyata cukup dikenal di kampus, sebagai eks. ketua dan menjabat 2 periode dan cukup disegani di kalangannya. Dan sekali proses membawa aku dan timku secara periodik mendapat bimbingan darinya melalui salah satu program tersohor kampus, Program Kakak Asuh. Disinilah gaya seorang influencer itu semakin kukenal, bagaimana ia menyampaikan satu hal, bagaimana ia mendengar dan menelaah masalah yang kami kemukakan dan bagaimana ia memberikan step-step solusi dengan gesture yang khas itu. Sehingga perjalanan kami sebagai tim, terbentuk dalam rasa kekompakan dan kesolidan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan tim "program kakak asuh lainnya", ini semua tak lepas dari "approaching strategy" yang dilaksanakan olehnya sebagai kakak mentor dan kuncinya adalah menjadi seorang "influencer", dimana dalam kehati-hatian dan melepaskan kata demi kata, ia berhasil mempengaruhi kami sebagai tim, dan pengaruh itu adalah mempengaruhi kami ke jalan yang lebih baik, lebih taat serta lebih meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama.

Aku sangat yakin, untuk menjadi seseorang sepertinya dibutuhkan perjalanan dan memaknai hidup yang lebih dibandingkan orang-orang lainnya, kumelihat ia memiliki tingkat kepekaan dan kepedulian terhadap sesama yang tinggi dan loyalitasnya dalam kebenaran telah membawanya kepada tingkat, bagaimana mengetahui dan merasakan kondisi orang yang ditemuinya. Dan tak ayal, dengan skill "mempengaruhi" ini, juga merupakan teknik ampuh dalam bersahabat dan berada dalam kondisi apapun.

Mudah2an sang influencer ini tetap teguh dalam keloyalitasnya dalam taat, 

Selamat Milad, saudaraku..guru informalku..sang influencer sejati tak kenal medan dan wilayah, ia trus bergerak..

Religi, My Opinion Only, Qolbu ExplosionJune 3, 2008 3:08 pm

Malam dijadikan indah, bintang entah berapa milyar kelap-kelip dan tak jarang, banyak pula yang menonjolkan sinar lebih terang dari yang lainnya. Malam dijadikan selimut, tuk manusia menikmati jasad terpisah sementara dengan ruhnya, hingga disatukan kembali.

Jasad Terkadang t’lah bergabung dengan ruh, tapi tak jarang ruh terlalu berat tuk membuka mata seorang jasad manusia yang tergolek malas, lemah dan alih-alih lainnya. 

Entah sudah beratus-ratus tahun lamanya, the middle civillization terkubur. Dan entah sudah berapa tahun lamanya, new civillization menyelimuti kaedah pemikiran manusia. The middle Civillization merupakan peradaban tengah yang populer dengan peradaban arab ataupun peradaban islam. Peradaban ini merupakan predesessor peradaban kuno nan cerdas, peletak dasar-dasar ilmu kuno, yaitu peradaban yunani dan bizantium romawi. Sehingga jika ditarik garis/alur peradaban, sampailah kita ke 3 peradaban terbesar dunia ini :

Peradaban Yunani -> Peradaban Islam -> Peradaban Barat

Anda pasti sudah tahu, kenapa peradaban arab disebut juga the middle civillization?

Peradaban islam ini dipenuhi oleh ilmuwan dengan tingkat/kadar keimanan yang luar biasa, plus tingkat intelegensia ilmu alam/dunia yang mumpuni. Dengan kolaborasi keduanya terbentuklah pribadi-pribadi muslim yang berada pada the best balancing level, keseimbangan kecerdasan dunia dan akhirat. Sehingga imbas positif yang menonjol adalah kezuhudan, perilaku dan kearifan dalam menyebar ilmunya. Dalam prosesnya, para ilmuwan peradaban islam mengadopsi dan mempelajari teori dan konsep ilmu yang telah ditemui para filsuf dan ilmuwan yunani kuno, sebut saja ptoleamus, aristoteles dan kawan-kawan. Dan dalam proses itulah, mereka dituntut untuk memahami bahasa non arab, seperti persia/ibrani dan lain-lain serta dalam konteks ini pulalah mereka mencoba untuk melengkapi dan meneliti berbagai konsep ilmu yang ditawarkan peradaban sebelumnya, dengan tidak melakukan propaganda ataupun plagiat dengan mengatasnamakan namanya, tetapi sebenarnya mereka adalah penyempurna dan "corrector" peradaban sebelumnya. 

Selain mempelajari konsep dari peradaban sebelumnya, yunani, dalam penyempurnaannya pun, para ilmuwan islam mempelajari konsep-konsep keilmuwan india, china dan mesir kuno. Sebut saja Al-Khuwarizm dengan teori aljabarnya yang mendunia, bagaimana seorang al-haitsam yang memberikan fundamental konsep dari kamera serta bagaimana seorang buzjani yang meneliti bintang-bintang di langit dan perhitungan eksak yang mengagumkan dan masih menjadi fundamental konsep dalam ilmu astronomi sekarang ini.

Beberapa khalifah termahsyur dalam kemajuan peradaban islam ini adalah khalifah Al-Ma’mun, Harun al-rasyid, biamrillah, Abdurrahman III, dan lain-lain, dalam proses merangkai peradaban ini, beberapa tindakan populer yang dilaksanakan antara lain, gerakan penerjemahan buku-buku peninggalan peradaban yunani, pendirian Baitul Hikmah di Baghdad sebagai pusat kajian ilmu dan tempat bersemayamnya buku-buku terbaik peradaban dan Darul Hikmah yang didirikan pada masa Khalifah Biamrillah, dengan peran seperti Baitul Hikmah, yang berlokasi di Mesir. Sehingga tak dapat dipungkiri, di dua daerah inilah lahir ilmuwan-ilmuwan peradaban islam terbaik, dari jabir bin hayyan hingga al-haitsam.

Peradaban ini merupakan sinergitas antara keimanan dan keilmuwan duniawi, dimana kolaborasi inilah yang membentuk peradaban yang indah dari sisi sikap, moral dan keinginan berbagi dalam ilmu dan kebaikan. Beberapa peninggalan peradaban yang masih tegak diantaranya, kerajaan kuno di Ethiopia, Masjid-masjid menawan di Toledo Spanyol [ yang beberapa telah dialihfungsikan menjadi gereja ], Peninggalan taman-taman kota di Khurasan, Iran dan masih banyak lagi.

Apakah peradaban indah ini akan lahir kembali, dengan kebobrokan moral manusia yang merajalela, dan acuh tak acuhnya manusia terhadap ilmu dan ibadah??, semoga saja, generasi-generasi pembaharu itu sedang dipersiapkan oleh sang Khalik tuk mengembalikan ke era The Middle Civillization … amin

[Kesimpulan unstruktural dalam memahami peradaban]

Wallahua’lam

Religi, Guruku, Qolbu ExplosionMay 21, 2008 2:55 pm

Udah selesai kan PR-nya?

sip, ok..sudah yah..

Bener nih gak ada lagi?

mmm, aku telpon zahrawi dulu ya yah..make it sure aja..

ok anakku..

[ Percakapan di telpon dimulai ] 

Anak : Assalamualaikum, rawi-nya ada? [ nickname zahrawi ]

Rawi : waalaikumsalam, ini aku.

Anak : rawi, PR hari ini cuma bahasa inggris aja kan?

Rawi : yup, tapi kan kita harus baca kisah peradaban islam, kamu lupa ya?

Anak : oiya ya…yang pak yusuf [guru agama] kasih kemarin ya ?

Rawi : nah itu tau..eh daripada kamu baca lagi, aku ceritain by phone aja ya, resume peradaban.

Anak : boleh..boleh..

Rawi : Pada abad 900an Masehi, hiduplah salah satu ahli bedah, sekaligus ilmuwan islam yang sangat tersohor hingga kini. Dan ia merupakan salah satu Role Model dalam ilmu yang ia tekuni ini. Namanya Abu Al-qasim Az-zahrawi. Ia juga merupakan dokter khusus khalifah pada masa itu, Khalifah Abdurrahman III. Az-zahrawi merupakan Ahli bedah/Operasi yang nomor satu pada peradaban islam. Dimana peradaban kita ini mengedepankan akhlak dan agama, bukan malah ilmu dunia yang para ilmuwan islam tekuni. Sehingga Peradaban kita, disamping maju dan memiliki perilaku yang baik loh… Beberapa hal yang menjadi "keunggulan" az-zahrawi, sekaligus peletak batu "teknik" pembedahan hingga seperti sekarang ini, antara lain : tata cara posisi tidur terbalik ketika operasi, ini berdasarkan pada posisi mana dari tubuh kita yang dioperasi, yang sekarang malah dikenal dengan istilah trendelenburg[nama seorang ilmuan barat] position. Selain itu, pada masanya, az-zahrawi telah melakukan Operasi saluran kencing, Bedah rongga pernafasan, mengobati tulang dan masih banyak lagi. Dan buku terkemuka dari az-zahrawi ini adalah At-tashrif, dimana menurut ahli bedah prancis, Emil Frong, "Dia memiliki keistimewaan dalam mengatasi semua permasalahan bedah pada masanya, dan bukunya At-Tashrif yang diterbitkan sebanyak 200 Eksemplar, merupakan buku pertama yang ditulis dalam ilmu bedah.." . Itu salah satu ilmuwan kita..hebat kan?

Anak : top banget ya az-zahrawi itu, selain dia, emang ada yang lain?

Rawi : buanyaaak, ada jabir bin hayyan, al-kindi, al-khawarizmi, al-battani, tsabit bin qurah, abu bakar ar-razi..de el el..

Anak : mm..pinjem dong..bukunya, boleh ya..boleh ya?

Rawi : insyaALLAH besok aku bawa ke sekolah.

Anak : makacih ya temanku, sang ilmuwan muda. Pantes kamu seneng IPA, rupanya nama kamu diambil dari ahli bedah islam toh.

Rawi : hehe..itu ayahku yang beri nama..

Anak : hehe, oke deh, klo ngomongin ayah, besok deh aku ceritain tentang filosofi hidup dan namaku juga.

Rawi : ok..sampai ketemu besok di sekolah..wassalam

Anak : waalaikumsalam.

Percakapan dimulai dari pukul 21.26..dua anak manusia, merajut masa depan..

K

Another Resource : http://en.wikipedia.org/wiki/Abu_al-Qasim_al-Zahrawi

Religi, My Opinion Only, Qolbu ExplosionMay 17, 2008 10:47 am

Nak..sini deh..

Iya yah…ada apa?

Mmm, boleh ayah tau kenapa kamu berlari-lari kesini?

mm, kan tadi ayah panggill..ya kan..ya kan

Iya juga ya..nak, gimana sih cara ALLAH memanggil kita

Kan ketika muazin deketin mulutnya ke mikrofon yah, dia disuruh ALLAH untuk memanggil kita..mm namanya…mmm

azan…

ya azan yah..

Nak kalo ALLAH memanggil, apa kamu akan berlari seperti tadi?

Yah, bagaimana tidak, ketika aku berjalan saja , IA berlari mendekatiku, kenapa aku harus memperlambat lariku ketika IA memanggilku, melalui seorang makhluknya..

kau hebat anakku, truslah tegak…[sentilan seorang anak kepada ayahnya, melebihi ekspektasi ayah dalam menerima jawaban seorang anak kecil]

Religi, My Opinion Only, Qolbu ExplosionMay 12, 2008 3:04 pm

Pagi ini, entah mengapa ada garis awan yang melintas di bulan yang hampir hilang dan sudah memerah. Seekor ayam ras yang belum masuk ke kandangnya dari malam tadi, memiliki perasaan yang sedikit kalut, rindu dan terus terang sangat sulit ia definisikan. Ayam ras putih, ini adalah milik salah satu peternak ayam potong yang cukup populer di kampung kami, sudut kota samping fakultas kedokteran.

Memang sangat tak biasa, karena jauh bermain-main ke sawah di hari sebelumnya, si ayam ras ini sampai tak masuk ke kandang. Tiap pukul 18.15 sebelum azan maghrib berkumandang di meunasah [mushola] gampong kami, keluarga peternak ayam selalu memasukkan kembali ayam ke kandang. Biasanya ayam yang suka bermain dan memiliki visa perjalanan ke sawah adalah ayam-ayam kampung dan ayam potong tetap tenang di kandang menunggu pakan. Tetapi si ayam ras ini memang aneh, ia keluar dari komunitasnya dan bermain bersama ayam kampung ke lampoh-lampoh [ sawah ] yang sedang hijau, plus kolam alami yang terbentuk di tengah-tengah bentangan sawah nan hijau dan gubuk-gubuk tani.

Pagi ini, ketika ayam-ayam kampung yang merupakan teman-teman seperjalanan masih terkurung di kandang dan sang betina bertelur beberapa butir serta 2 ekor lagi sedang mengeram di pojok satunya, si ayam ras melihat bulan yang merah dan aneh..masih pukul 6 pagi, matahari pun belum terbit, berbeda dengan jakarta, riuh motor dan mobil sudah mulai terasa..ya di aceh sana, pukul enam pagi, manusia-manusia terpilih yang bangun pagi, ada yang berjalan pagi serta ada pula yang masih mendekam di kamar mendengar ceramah pagi di radio baiturrahman bersama tengku azman, lalu dilanjutkan lagu-lagu kasidah, lagu aceh dan malaysia era 90an [ gerimis mengundang dan saudara-saudaranya ].  Karena  masih pagi, si ayam ras menunggu di luar, walaupun tak terasa lapar, tapi kehangatan kandang ayam yang biasa ia rasakan dengan  lampu-lampu pijar kuning dan  kulit-kulit padi sebagai tikarnya, tak ia rasakan  hari ini.

Pagi ini, di kampung kami diadakan acara maulid nabi, dimana tiap rumah yang ingin berpartisipasi, harus membuat hidangan nasi bungkus yang dilapis daun pisang, dan lauk-pauk. Biasanya yang sempat ke pasar ataupun yang memiliki hewan ternak, akan memberikan hidangan terbaik ke masyarakat di meunasah [ musholla ], sebelum azan maghrib berkumandang. Jika anda ingin mengatakan indonesia masih "gemah ripah loh jenawi", aceh insyaALLAH salah satunya, tak ada keraguan dalam menyembelih hewan ternaknya, walaupun campli[cabai], sira [garam], saka[gula] sudah mahal, tapi "miseu na kanduri, insyaALLAH na kemudahan" — jika ada kenduri / acara, insyaALLAH ada kemudahan.

Keluarga peternak, kali ini berniat menghidangkan lauk-pauk khas aceh, seperti plik u, sie itek [ kuah bebek ] dan tak lupa daging rebus dan ayam "kuah" santan.

Dan alhasil menu terakhir inilah yang ternyata sumber dan asal-muasal kegundahan si ayam ras, pagi itu, sekitar 6.45, ia yang sedang santai di pintu luar kandangnya, mendapati bang win, sudah memegang erat 2 kakinya. Memang dengan ukuran dan posturnya yang berisi, ayam ras ini sudah cukup "bonafit" untuk "ditagun" / dimasak. Bersama 2 temannya ia pun menghadapi momen indah sekaligus gundah sepanjang hidupnya…pikirnya, jika aku ismail dan bisa bicara, aku ingin mengatakan pada bang win, asahlah pisau itu setajam-tajamnya, agar aku tak merasakannya terlalu lama…andai aku berada dalam polemik dan gundahku, ku hanya ingin mengatakan kepada masyarakat yang akan memakanku di meunasah, " bang win, aku ingin menjadi yang halal bagi kalian semua, jangan lupa ucapkan bismillah ketika menyembelihku.."

Kisah historika Kisah ayam ras yang tegar hingga akhir..

Religi, IT Geek :::, My Opinion OnlyApril 19, 2008 3:00 pm

Pelajaran I yang kudapat pekan ini :

Alkisah, pada satu zaman kekhalifahan. Ibrahim bin adham ditemui oleh khalifah pada masa itu. Khalifah tertarik untuk bertemu dengan ibrahim bin adham, karena ketakwaannya. Untuk menguji kebenaran berita itu, sang amir (khalifah) menemui ibrahim bin adham di masjid.

Khalifah : Ya..ibrahim, kau tau aku kan?, aku adalah amir ( pemimpin ), apa yang ingin kau minta dariku?

Ibrahim bin Adham : Bagaimana aku berani meminta kepadamu, aku malu meminta padamu, karena aku sedang berada di rumahNya.

Khalifah : [ sesaat ketika khalifah dan Ibrahim berada di luar masjid ], Nah ibrahim, sekarang kita telah berada di luar rumah ALLAH, apa yang ingin kau minta dariku?

Ibrahim : Aku boleh meminta kepadamu tentang dunia atau akhirat?

Khalifah : Tentunya dunia wahai Ibrahim, karena aku tak memiliki akhirat.

Ibrahim : [ Ia berpikir sejenak, lalu merespon permintaan khalifah, yang akan mencerminkan ketakwaannya ], Maaf tuan, kepada yang "memiliki" dunia saja aku takut untuk meminta dunia, bagaimana aku minta dunia, kepada yang "tak memiliki" dunia ??     

Pelajaran II yang kudapat pekan ini :

Di suatu perjalanan, khalifah Umar bin Khattab bersama pasukan melewati gurun. Ketika hampir tiba pada tempat tujuan, khalifah Umar mengutus salah satu prajurit untuk memeriksa jalan dan daerah yang akan dilewati , guna sampai ke daerah yang dituju. Lalu, sang utusan memberikan kabar berita bahwa salah satu daerah yang akan dilewati, sedang dilanda wabah penyakit yang menular dan mematikan. Lalu mendengar kabar tersebut, Khalifah menginstruksikan kepada pasukan untuk menempuh jalur lain.

Dan…seseorang dari rombongan bertanya kepada khalifah :

Pasukan : Ya..khalifah, kalau begitu, kau telah lari dari takdir ALLAH, kenapa kita tidak melewati daerah yang telah kita rencakan, toh jika ALLAH menghendaki, kita tidak akan terjangkit dan terkena wabah itu ?

Khalifah Umar : [ dengan bijak menjawab ], aku tidak lari dari takdirNYA, tetapi aku menuju takdir yang lebih baik.

Kedua kisah yang menggugah diatas kudapat dari kajian pekan ketiga dalam acara sima’an Al-Quran oleh Bachtiar Nasir, bertemakan " Kiat-kiat agar usaha diridhai ALLAH SWT ".

Beberapa summary yang kudapat :

1. Berusahalah / bekerjalah untuk mengharap ridhaNya, Berusahalah / Bekerjalah sesuai dengan apa yang disukai ALLAH,

2. Dimana posisi kita [ Kenapa bekerja ?? –> untuk Survive saja-kah ? –> Untuk menjadi sejahtera saja-kah ? –> Untuk mencari pengalaman saja-kah ? ], terlebih dari itu posisikanlah Maisyah, say’i dan ikhtiar ( memilih ke arah yang lebih baik ) kita hanya untukNya!..

3. Cerminan Usaha ada di Surah Al-Ghasiyah. ( MAKNAI ISINYA )

Choose it By yourself bro!!!!, don’t go to wrong way, like a mom ask her child to watch "SINETRON’ BUT Choose it, like a mom ask her child to the heaven way..ridha ALLAH.

Wallahua’lam

K

Religi, IT Geek :::April 17, 2008 2:41 pm

Cerita Seorang Programmer Arab ( 6 ) — TAMAT

Melanjutkan kisah sebelumnya (5).

Sore ini, Al-Khawa, sang programmer arab akan melanjutkan "outing business program" -nya ke London. Perjalanannya ini guna menghadiri salah satu "yearly conference" yang diadakan oleh kantor pusat perusahaannya di London. Perjalanannya  kali ini harus dihabiskan untuk transit di 2 tempat. Yang pertama Al-midan dan Al-Malaysiana. Dan perjalanan dari Al-Malaysiana ke London menghabiskan waktu sekitar 13  Jam. 

Berikut email Al-Khawa padaku ketika sesampainya di Kuala Lumpur , Al-Malaysiana :
"Assalamualaikum
 
Waktu menunggu penerbangan ke London,…. iseng masuk ke internet di Airpor Kuala Lumpur.Kecepatannya sangat tinggi.Fasilitas Airport baru ini sangat bagus.Sudah imbang dengan Singapore.Kalau dibanding dengan Cengkareng sangat jauh ketinggalan.Di antara bangunan punya transpot kereta aapi cepat gratis.Dan ada juga kereta api cepat dari airport ke kota.Menurut …. suatu ketika kita harus ke Kuala lumpur dengan naik Air Asia dari …..Harganya lumayan murah,yaitu bolak balik sekira 1 juta saja satu orang.Airportnya sangat bersih.Fasilitas durty free juga sangat bagus.
 
Mungkin baiknya kita rencanakan pergi klo …. udah ada pengangkatan,jadi sudah ada cutinya.Mungkin banyak hal yang bisa kita lihat dari perkembangan di Malaysia.
 
Sekian dulu.Nanti kalau ada fasilitas internet di tempat inap di London akan …. laporkan pengalaman disana. …. ada bawa Laptop kantor.Jadi kalau ada jaringan tinggal pakai saja.
 
Salam dari ….
"

Sesampainya di London, baru ia sadari , ternyata bulan ini adalah snow season di London, dan suhu bisa mencapai sekian minus derajat.
Alhasil, baju hangat yang diselipkan di koper sangat membantunya tuk memproteksi tubuhnya. Sesampainya di penginapan, ternyata ia
dikabari, bahwa conference akan diadakan di Leicester ( Baca : Leister ), dimana jarak London dan Leicester adalah 17 KM. Dalam perjalanannya menuju tempat conference tersebut, ia dan seluruh "Branch Representative" dari seluruh dunia, menggunakan bus khusus yang disiapkan bagi peserta conference, dan seperti biasa, tak lupa ia bawa "portable" device, bernama laptop tuk mengabariku.

Sudah beberapa kali ia berkeliling dunia, tetapi baru kali ini, ia mengalami musim salju di Inggris. Dan fenomena yang luar biasa yang ia lihat  disana adalah, komunitas muslim yang tersentralisasi layaknya islamic center yang ada di kawasan Al-Azhar. Dimana ada Masjid Agung, Sekolah  dan perguruan tinggi, serta Asrama/penginapan. Ia bercerita kepadaku suasana disana :

"Assalamualaikum
 
…. tak bisa tulis email karena fasilitas internet di tempat meeting tidak lancar,mungkin banyak kali yang pakai.Jadi ini …. tulis malam hari.Udara masih dingin dan kadangkala gerimis.Kalau di kamar dan diruang meeting lumayan karena ada heater.
Suara azan tidak terdengar disini.Kalau di London ada Mesjid.Kalau subuh dibangunkan oleh suara burung.Burung itu mulai berkicau jam 4.30 pagi.Nanti menjelang magrib berkicau lagi.Suaranya lumayan bagus dan nyaring.
…. udah telepon Pak Pope dan katanya hari Sabtu mau dataang ke Hotel …. menginap di London,mungkin mau diajak jalan-jalan.Harga barang di UK mahal.Satu gelas capucino sktr  Rp 35.000,kue donat Rp 35.000 juga sebiji. …. jarang ke pertokoan karena acaranya padat sekali.Mulai jaam 8.00 pagi,berakhir s/d jam 21.30
Insya Allah hari sabtu nanti akan coba survey pasar.
Harga hotel juga mahal,Hotel Ibis bisa 80 ponsterling atau 80x 17.000 RP.
Muslim di Inggris sangat kompak,sebagian besar muslim menyerahkan zakat,infak,sedekah lewat muslim aid untuk dibagikan ke orang miskin diluar Inggris.
 
Cukup dulu,udah ngantuk.
"

Tak ada coding, defining a business process, tracing code , debugging action, dan lain-lain, dimana kegiatan-kegiatan ini sangat sering ia lakukan sehari-hari, tetapi di "year conference" ini, tidak ada "programming" sama sekali. Dan ia sangat menikmati perjalanannya kali ini dan satu hal yang sangat ia banggakan adalah, ketika muslim di Inggris sudah mulai merangkul dan menyatu dengan lingkungan disana.
"Ya.persatuan Muslim sangat bagus di UK.Di dekat kantor di London terletak mesjid besar dan disekeliling daerah itu adalah pusat islamic center dan banyak kantor yang berhubungan dengan Islam.Suasana keagamaan sangat baik di daerah itu.
 
Salam, ….
"

Tak terasa, sudah 8 hari ia berada di London, dan banyak sekali "kisah" dan hikmah dalam perjalanan ini, ia harus kembali ke arab tuk masuk kembali ke "common environment"-nya…dan seperti biasa, laptop dell tahun 2000 itu ia starting up, dan membuka Java Editor kesayangannya tuk memulai Programming..astagfirullah, dell..dell astagfirullah..dell..dell, ternyata dell-nya kembali berulah, entah karena suhu dingin di London sana, membuat memori komputernya menjadi beku, atau sudah saatnya Dell diganti..dan tiba-tiba seorang temannya tersenyum dan membawa "strange box" yang sangat mencurigakan, dan Al-Khawa berteriak sejadi-jadinya Alhamdulillah..alhamdulillah..jazakallah ya akhii, ternyata MacBook Air itu sampai juga, good bye Dell 2000.

 

     

"Al-khawa, inspirasimu, inspirasiku"

Tamat.

K

( For my father & my mother, that always inspire me… )