Diri boleh saja meminta, namun hasil ada padaNya..
Diri boleh saja berusaha, namun titik akhir ditentukan olehNya..
Pahit olehku, belum tentu pahit olehNya…
Mungkin pahit olehku, menjadi bekal kemanisan di kehidupan berikutNya…
Wujud tak selalu menenangkan, karena ghaib yang satu senantiasa mengisi kekeringan hati…
Cinta padaNya, kan menggetarkan arasy sepanjang 50.000 tahun perjalanan…
Oh indah ketika cinta itu berbalik, berupa berkah ketenangan lagi kecintaan mutlak padaNya,
Bergantung padaNya lalu bersyukur dan bersabar untukNya…
Akulah yang terus berusaha ber-TAWAKAL, walaupun si dhaif ini tak punya apa-apa selain pinta pada Rabb-nya..
-K in Indirect deskripsi akan ketawakalan-
Oct, 27 2009