Religi, Qolbu ExplosionSeptember 16, 2009 4:31 pm
Jangan kau tanya akan strategi inovasi menjual produk lalu jangan juga kau tanya akan penetrasi branding produk, karena maaf cakap kau tak mampu menandingi mereka. Produk mereka sudah mengalami penyempurnaan hingga ratusan ribu kali bahkan lebih, dengan segala "customer behavior" yang ada, mereka dituntut untuk menyesuaikan produk, namun "fundamental proposed/maksud dasar" dari produk ini tak mungkin berubah, karena hanya satu saja tujuannya dengan segala kreatifitas yang ada. Mereka memiliki system yang mumpuni menjaga tujuan, walaupun generasi-generasi manusia terus berubah dan apa lagi kalau bukan perubahan etika, tujuan dan pengaburan akan ketauhidan serta ketergantungan kepada Tuhannya. Mereka sebagai satu kesatuan bisa tertawa terbahak-bahak namun secara bersamaan bisa menangis tersedu sedan tak terkira, ketika produk mereka ada yang terjual pun dilempar dengan satu-satunya pesaing produk mereka.
Inovasi tanpa batas yang coba kugambarkan diawal adalah wujud eksistensi komunitas "laknatullah" bernama jin dan setan. Mereka telah menjaga eksistensinya sejak Adam berhasil mereka kecoh dan terdampar ke dunia. Namun versi kedua dari produk mereka pun mampu mengisi amarah dan dendam antara habil dan qabil. Lalu tak ada lagi tantangan produk setan dan jin ini, keturunan-keturunannya yang terus berkembang serta menyebar di dunia terus mengganggu manusia dan menawarkan produk-produknya, apalagi kalau bukan maksiat, maisir, khamr serta tetek bengek lainnya. Seperti yang sudah kukatakan, "fundamental proposed" mereka tak pernah berubah, INGIN MENYESATKAN MANUSIA. Produk-produk masyhur penyesatan mereka telah menggoreskan akhlak kaum luth yang keras kepala lagi hina, lalu kaum samud yang tak mendengar nasihat nabinya, lalu siapa yang mungkin lupa Nuh yang kecewa berat akan sikap umatnya yang keras hatinya, hingga harus ditenggelamkan oleh air bah yang dahsyat. Syetan mungkin kala itu tertawa terpingkal-pingkal berkacak pinggang lalu memegang perutnya yang buncit memakan makanan sisa para manusia. Aih…aih…produk mereka sulit sekali dikalahkan..Zaman kontemporer pun tak pelak menuai bencana, inovasi jin dengan kolaborasi apik oleh para yahudi LA menghasilkan berhala-berhala baru berwujud entertainment, ketokohan over loyalitas, nasionalisme "miring" layaknya daun kering serta produk fenomenal pengendalian media dan perang pemikiran dan pemelintiran hakikat HAM…cisss fantastik kali inovasi mereka…
Namun wahai insan, produk fantastik tuk menyesatkan manusia yang dirilis setiap masa demi masa, pasti memiliki celah. Hanya satu kata yang berwujud jurus ampuh mematahkan semua produk inovasi oleh setan dan jin itu, yaitu ketika amal salih dijadikan perisai, hati diajak senantiasa berinteraksi dengan Tuhannya, lalu apalagi kalau bukan sebuah kepekaan akan sebuah kelangsungan sejarah manis ketika masa-masa yang berulang yang masyhur di zaman awal nan terhebat, zaman para sahabat yang dengar lalu taat serta sangat peka akan sebuah kesalahan dan cinta akan runtutan amal yang ALLAH sampaikan melalui rasulnya. Mereka tidak hanya menghancurkan pasar dan instabilitas harga saham produk jin itu, bahkan para jin itu bisa dibuat lari terbirit-birit oleh Umar Al Farouq RA karena kekuatan perisai kesalihannya yang lagi-lagi masyhur.
Begitulah sebuah inovasi tanpa batas kalangan jin, mereka tak akan punah dan mereka tak akan kehilangan konsumen atas produk-produk mereka, namun sudah sepantasnya umat islam menjadi tonggak penggerak sebagai penghancur inovasi setan atau paling tidak mereduksinya dengan ketaatan yang stabil kepada Rabb, yang maha perkasa.
Wallahua’lam
K