Tembok pemisah ubudiyah ku seakan menipis, ia terkadang sedikit goncang layaknya pintu air yang sudah usang menahan gelombang air yang terus menghantam..

Gerak dan obsesi menuju ke satu arah yang berbuntut kepada satu kekacauan internal sistem diriku, ada suatu kelelahan yang ingin kuakhiri namun bukan saat ini..

Sembari angin sepoi lalu rotasi disipilin antara matahari serta bulan terus saja beraktivitas, aku berada di tengahnya dan lagi-lagi sedikit goyah, ada satu challenge yang ingin kujemput namun requirement masih saja kususun..

Terkadang doa, gelayut impian lalu suara riuh rendah dari sistem diriku, mereka menuntut aku tuk mempercepat semua ini..

Namun aku mencoba tetap beinteraksi dan bergerak penuh perhitungan sebab akibat internal maupun eksternal yang berkorelasi..

Terekam hari ini , kisah usamah bin zaid sang cucu dari anak angkat Rasulillah, memboyong panji islam sebagai pemimpin para sahabat masyhur sekelas khalid dan umar, sungguh gemilang dikau wahai usamah..

Lagi-lagi kisah usamah men-trigger softly sistem diriku yang lagi-lagi masih kusiapkan, memboyong panji "kekuatan" di dalam barisan-barisan…

Semoga saja, apalah lagi yang kuharap selain do’a itu terkabul beserta kekuatan yang beriring bersamanya dari Sang Khalik, "The ultimate desicion maker"

Wallahua’lam

K