Cukup sudah mimpi dan euforia MU musim ini, mereka (menurut saya) telah dikalahkan oleh tim "catalunya" yang pada diri pemainnya memiliki filosofi yang sama, menyerang ; kapanpun dan situasi apapun. Bagaimana puyol sebagai wing back naik turun dan connector sekaliber xavi hernandez yang mengingatkan kita dengan pirlo pada masa jaya di milan. Ditambah dengan iniesta yang sekali-lagi bisa mengejutkan lini pertahanan MU, ketika konsentrasi berada pada messi.

Sekali lagi filosofi menyerang dan fenomena pep guardiola musim ini praktis membuat barca tim catalunya "mengatur" ritme final dengan sangat fenomenal.

2-0 (eto’o - Messi) cukup..bravo barca..

K

[pukul 03.50 AM]