UncategorizedFebruary 24, 2009 1:17 pm

5 Hari ke depan insyaALLAH tidak ada di Jakarta, nak pegi sekejap dari keramaian..

doakan supaye kembali dengan sihat dan seperti sedia kale dan mudah2an ade cindera mate berbentuk tulisan yang kan dibawe..Amin

K

Classical MomentFebruary 15, 2009 1:20 am

Mercedes Benz C230 meluncur deras, mesinnya seakan tak bising dan pelangi menyambut pagi ketika manusia masih santai bahkan terjerembab di kasur di hari minggu..

Mercedes menuju airport tuk mengantar ayahanda tercinta kembali ke nanggroe aceh, selepas beberapa keperluannya di jakarta..hingga ku teringat kejadian kemarin..oiya silver bird diluar cakupan harapan, harapan seorang IT employer yang "sedang" bergerak…:d

On JCC ballroom was hold event that followed by govern and Non government organization who have helped and supported aceh after tsunami disaster, like Muslim Aid, ADB, World Bank, Multi Donor fund, Unicef, US AID and surely BRR titled celebrate of humanity. In front of ballroom gate, she looks confuse and seek someone, she hold the phone and I hold too but surely we searched different people. Among the stand, she still hold the phone and I too, once again we called different people. Her dresses very gorgous with red color, she looks very strong and fresh, really independence girl..hmm until second lunch, that was the last time we got eye contact each other without word aven one letter, and everything gone…never did twice, let’s skip after the real order will sent from the god..hahaha…  

K

Qolbu ExplosionFebruary 13, 2009 3:39 pm

Manusia tertidur, IA tak tertidur barang sedetik pun…

Manusia terperosok di jurang dunia, IA tak pernah lupa memberikan "Rahman"-Nya

Manusia lupa, IA mencatat seluruh gerak-gerik tanpa terlewat sedetik pun..

Manusia taubat, IA menerimanya..

Jika IA murka, namun kasih sayangNya menutupi itu semua..

Manusia rindu akanNya, ia akan memanggilnya walaupun dalam kontekstual jihad maupun bencana..

Kita berprasangka, begitulah IA menyesuaikannya, karena IA menurut prasangka hambaNya..

Manusia membayangkan wujudnya, IA sudah mengatakan itu tak mungkin..

Manusia membantu agamaNya, IA akan membantu dalam bentuk lain sebagai wujud membalas kebaikan..

Manusia berdoa, IA senang dan menyimpannya dengan rapih..

Manusia pikir IA melupakan, namun Oracle 10g tidak ada apa-apanya dengan pengelolaan lauh mahfudz tiap insan yang lahir & mati.

Manusia dituntun agar selalu mengingatNya, namun mereka lupa, namun sekali lagi "Rahman"-Nya telah menutupi murkaNya..

ooh manusia, insan yang berakal dan ditinggikan dari segala makhluk, renungkanlah…

Religi, Qolbu ExplosionFebruary 6, 2009 5:05 pm

1 menit lagi pukul 23.30, ku terhenyak dalam kesunyian malam, badan lelah namun ada yang harus kutuliskan sebagai wujud akumulasi hidup yang terus berlanjut sebelum Izrail hadir lalu menjemputku, entah seperti apa rasanya…suatu saat nanti..

Akumulasi hidup beberapa hari ini berputar pada satu pertanyaan, dimana diri seakan menunjukkan superioritasnya sebagai hamba yang tak seimbang dalam menyikapi makna hidup,

Beberapa lembar sirah kubuka, beberapa tausyiah dhuhur sedikit menyentil lalu khutbah jum’at yang menyinergikan itu semua. Sehingga aku mencoba menggubahnya menjadi satu instrospeksi diri berbentuk kata tanya ber-prefix Aku bukanlah

Aku bukanlah Thalhah, satu dari 3 sahabat terkaya di zaman kejayaan yang mampu memberikan apa saja pada dinul islam, dan ia pun tak segan menghibahkan kebunnya untuk mantan budak hitam yang tak seimbang upah kerjanya..

Aku bukanlah Abu bakar sang pionir pembela hak budak (slave), ketika ia memerdekakan bilal bin rabbah, jauh berabad-abad lamanya ketika sang Luther king dielu2kan dan sang nelson mandela menjadi pahlawan afrika

Aku bukanlah seorang Umar, dengan konsep sami’na waata’na-nya yang gemilang, merepresentasikan ketaatan pada pemimpin dan Rabb (tuhan) seutuhnya..

Aku bukanlah seorang Abu Dzar, seorang sahabat termiskin yang pernah ada, namun mampu memberikan sedekah terbaiknya kepada tetangganya yang lebih mampu, meskipun sop hanya berisi daun bawang dan garam dan kuahnya diperbanyak..yang tak lain setelah mendengar ucapan Rasul yang gemilang berulang2 3 kali, Asshadaqatu a’jib.. Asshadaqatu a’jib.. Asshadaqatu a’jib (sedekah itu ajaib), dan ia mendapat keajaiban ketika tetangga itu membalas sedekah terbaiknya dengan sop berisi daging kambing..

Aku bukanlah seorang Ya’kub yang memiliki kesabaran diatas kesabaran..bagaimana tidak, dari kaya, berkuasa, cakap, memiliki istri dan anak yang rupawan, namun ALLAH mengujinya dengan kehilangan satu per satu dari nikmat itu hingga ia sakit dan ditinggalkan oleh istrinya, namun ia sabar, sembari mengucap innalillahi wa innailahi raji’un yang menunjukkan dependensi ilahiah kelas wahid

Aku bukanlah Salman al-farisyi sang pangeran persia yang menawarkan strategi khandaq (parit) pada perang ahzab, hingga kaum quraisy dan munafikin mundur beraturan karena diserang rasa takut yang sangat setelah hampir sebulan berperang..

Aku bukanlah mereka yang senantiasa tak goyah imannya ketika angin cobaan bergerak kencang maupun lembut namun mematikan, mereka terlalu jauh tuk dilewati, ahli ibadah dan bergerak senantiasa di roda dinul islam, dan mematuhi apapun yang dikehendaki oleh sang khalik…

sedangkan aku, siapa aku…hah..terkadang menengadahkan tangan ke langit pun aku takut, takut jika sang pemuda dhaif ini serta merta ingin pintanya selalu diterima namun ia berada di ketidakstabilan ibadah di beberapa hari lainnya..oohh siapa aku..Entah seberapa besar syukurku, dari nikmat sehat dan istirahat yang sering diabaikan manusia..oh..

Semua kan terus berjalan, setiap umat baik di awal, pertengahan dan akhir dari sebuah zaman memiliki tingkatan ujian yang berbeda, namun inti dari itu semua tetap sama..ridha sang khalik, tanpa itu semua seakan fatamorgana yang tak kan tersentuh hingga kapan pun..

Rabb, terima kasih.. Alhamdulillah..

Wallahua’lam

K