malam itu, bintang hanya satu dua yang terlihat, sampai pada..
ahzami, sang cucu masih bercengkrama dengan sang kakek di serambi depan rumah.
Kek, mmm aku ingin dengerin petuah kakek lagi dong…ada gak?..ada gak?
hmm, zam (panggilan kecil untuk ahzami)…ada sih..mmmm
ceritain dong kek, ceritain..
sini!!, [sembari ahzami duduk di pangkuan kakeknya]..kakek memulai menggubah kata..
Zam, hidup ini terasa indah ketika kita mengajak orang kepada kebaikan, walaupun kebaikan itu belum sepenuhnya kita terapkan di hidup kita, namun jika ahzami mengajak teman-teman ahzami kepada kebaikan, itu lebih baik daripada tidak. Seiring berjalannya waktu dan sesuai janji ALLAH, orang-orang yang mengajak kebaikan itu tidak akan pernah hilang, mereka akan terus ada, tanpa melihat semodern apapun dunia, karena mereka akan berusaha memanfaatkan semodern apapun,dunia itu. Namun zam, jalan ini terlalu berat dan untuk bertahan pun berat, godaan dimana-mana, zam ada kalanya dunia tidak bersahabat dengan kebaikan. Kamu masih ingat gak dulu, ketika kakek bercerita bagaimana seorang Muhammad, cucu Abdul Muthalib, pemuka kaum Quraisy di amanahkan suatu tugas menyampaikan risalah islam, dan ketika itu, di zaman jahiliyah ia dianggap aneh, namun seiring waktu ketika rasul kita itu pergi ke yastrib yang menata kehidupan baru pasca islam, semuanya terasa indah. Karena mereka menerapkan kebaikan, menjauhi minuman keras, maisir dan tradisi kejahiliyahan lainnya..
iya kek..aku ingat..aku ingat, abu bakar kan yang menemani hijrah rasul, melewati jalan terjauh dari makkah ke yatsrib (madinah), untuk menghindari kejaran kaum quraisy..
yupp betul, cucuku..begitulah kebaikan, harus ada pengorbanan. Jannah, adalah kata yang dirindukan, nah mereka memilih untuk meraup jannah dengan menyampaikan kebaikan, kepada orang yang belum mengetahui kebaikan itu. Jannah (surga) dimana disana tak ada lagi kelelahan, tak ada lagi rasa haus dan tak ada lagi rasa kenyang, dan disana pula sungai-sungai mengalir dibawahnya. Zam, indah kan..
zam jika kakek , kau dan keluarga kita semua sudah harus menutup mata, tatkala izrail datang dengan wujud yang tak disangka-sangka, ketika ruh sedikit lagi keluar dari jasad, seandainya kita masih mampu tuk membayangkan..zam, tutuplah mata kita untuk surga..
zzz…zzz..zzz, terdengar suara lelah, ahzami sudah tertidur di pangkuan sebelum kakeknya menutup petuahnya hari ini..Dalam hati kakeknya bergumam, "untung saja ia sudah ketiduran, karena ia pun belum bisa mengerti apa yang aku katakan sekarang ini, karena aku pun belum bisa menjamin surga untukku"..
Wallahua’lam
K