My Opinion Only, Qolbu ExplosionNovember 30, 2008 11:40 am

sabtu kemarin selepas menjalani "incomplete lembur", dikarenakan waktu lembur yang kurang. Udah lembur, kurang lagi#$%%^%

Ketika aku ingin melaksanakan shalat ashar sekitar pukul 16.00, secara rutin memang diadakan TPA yang mayoritas anak-anak jalanan dan kurang mampu. Disana, sang ustadz menjelaskan tentang hari-hari dan kejadian di padang mahsyar, yang kita, sebagai "manusia" yang sudah paham akan sedikit merinding, namun dengan redaksional yang apik, mereka dibuat membayangkan kejadian berdasarkan runtunan al-quran dan hadits nabi. Nah ada gejala yang sering terjadi di masyarakat Indonesia, yang dulu waktu aku masih muda dan sempat mengajar di bimbingan les anak-anak, mereka memiliki kecenderungan "bercanda" lebih besar daripada intens memahami pelajaran yang disampaikan.Nah ini sudah dianggap suatu kelumrahan di lingkungan kita..anak kecil bertemu anak kecil jadinya tertawa dan bermain, sekalipun padang mahsyar yang dibahas.

Nah hadirin yang budiman..ehm [serasa di mimbar]..hehe..apakah ini harus dijadikan kelumrahan selamanya di masyarakat kita???, sekarang bayangkan begini, atmosfer anak-anak ketika belajar terbiasa serius, nah ketika mereka berada di lingkungan mereka sesama anak-anak, seharusnya ada stimulus yang menuntut mereka untuk menjadi terbaik dan memahami makna apa yang disampaikan oleh sang pengajar. Bayangkan saja jika sang anak selepas dijelaskan tentang padang mahsyar, dimana matahari menjadi 7 dan jaraknya sangat dekat, lalu mereka menutup mata dan membayangkan alangkah panasnya hari itu, otomatis akan membuat suatu efek pembentukan "unforgotting memory" yang senantiasa mereka pegang sebagai "pegangan", dan ketika sesampai di rumah, lalu sang abah dan umi bertanya :

"Nak, belajar apa hari ini???"

secara spontan si anak menceritakan dengan "duplicate" redaksional dari sang guru, dan disampaikan ke orang tuanya, yang spontan kedua orang tuanya "pada saat itu" mengingat bagaimana padang mahsyar kembali jelas, setelah berpuluh tahun lalu meninggalkan "TPA"….

hmmm..gimana???, ternyata serius itu memang menghebatkan, dan lebih hebat lagi santai dan serius di combine menjadi satu, dimana keduanya mendukung satu dengan lainnya, too many joke, is not good, and too serious, stress is going to wait for you..

Serius itu menghebatkan..

wallahua’lam 

K

Qolbu ExplosionNovember 28, 2008 4:18 pm

There are few things that I wanna write, but at this time hand couldn’t interpret all of instruction from brain. Because brain insist body to prove everything that I wanna write first..this is about dreaming and acting..that’s All..

Asynchronous [again].. 

Religi, Qolbu ExplosionNovember 22, 2008 3:42 pm

malam itu, bintang hanya satu dua yang terlihat, sampai pada..

ahzami, sang cucu masih bercengkrama dengan sang kakek di serambi depan rumah.

Kek, mmm aku ingin dengerin petuah kakek lagi dong…ada gak?..ada gak?

hmm, zam (panggilan kecil untuk ahzami)…ada sih..mmmm

ceritain dong kek, ceritain..

sini!!, [sembari ahzami duduk di pangkuan kakeknya]..kakek memulai menggubah kata.. 

Zam, hidup ini terasa indah ketika kita mengajak orang kepada kebaikan, walaupun kebaikan itu belum sepenuhnya kita terapkan di hidup kita, namun jika ahzami mengajak teman-teman ahzami kepada kebaikan, itu lebih baik daripada tidak. Seiring berjalannya waktu dan sesuai janji ALLAH, orang-orang yang mengajak kebaikan itu tidak akan pernah hilang, mereka akan terus ada, tanpa melihat semodern apapun dunia, karena mereka akan berusaha memanfaatkan semodern apapun,dunia itu. Namun zam, jalan ini terlalu berat dan untuk bertahan pun berat, godaan dimana-mana, zam ada kalanya dunia tidak bersahabat dengan kebaikan. Kamu masih ingat gak dulu, ketika kakek bercerita bagaimana seorang Muhammad, cucu Abdul Muthalib, pemuka kaum Quraisy di amanahkan suatu tugas menyampaikan risalah islam, dan ketika itu, di zaman jahiliyah ia dianggap aneh, namun seiring waktu ketika rasul kita itu pergi ke yastrib yang menata kehidupan baru pasca islam, semuanya terasa indah. Karena mereka menerapkan kebaikan, menjauhi minuman keras, maisir dan tradisi kejahiliyahan lainnya..

iya kek..aku ingat..aku ingat, abu bakar kan yang menemani hijrah rasul, melewati jalan terjauh dari makkah ke yatsrib (madinah), untuk menghindari kejaran kaum quraisy..

yupp betul, cucuku..begitulah kebaikan, harus ada pengorbanan. Jannah, adalah kata yang dirindukan, nah mereka memilih untuk meraup jannah dengan menyampaikan kebaikan, kepada orang yang belum mengetahui kebaikan itu. Jannah (surga) dimana disana tak ada lagi kelelahan, tak ada lagi rasa haus dan tak ada lagi rasa kenyang, dan disana pula sungai-sungai mengalir dibawahnya. Zam, indah kan..

zam jika kakek , kau dan keluarga kita semua sudah harus menutup mata, tatkala izrail datang dengan wujud yang tak disangka-sangka, ketika ruh sedikit lagi keluar dari jasad, seandainya kita masih mampu tuk membayangkan..zam, tutuplah mata kita untuk surga..

zzz…zzz..zzz, terdengar suara lelah, ahzami sudah tertidur di pangkuan sebelum kakeknya menutup petuahnya hari ini..Dalam hati kakeknya bergumam, "untung saja ia sudah ketiduran, karena ia pun belum bisa mengerti apa yang aku katakan sekarang ini, karena aku pun belum bisa menjamin surga untukku"..

Wallahua’lam

K

My Opinion OnlyNovember 14, 2008 4:37 pm

habbatussauda..paling tidak beberapa pekan ini, dialah "media" yang menjaga stamina ku.

habbatussauda..ketika matahari terik menuntutku untuk berangkat (lagi) ke kantor, dan malam hari yang memaksaku tuk pulang.

berat..berat..lembur lalu dikejar deadline..

habbatussauda..paling tidak memberikan pemulihan stamina yang cukup.

Belum ada tulisan panjang yang akan ditulis,..capekkk..

TAPI harus tetapppp SEmaNgaaaaaatttt….

hope this is useful for you..for you that seek suggested medicine from islam, long..long years ago.

K

senda gurauNovember 6, 2008 2:45 pm

Mas, lagi low bat ya??

ya nih, lagi capek banget, stamina labil, mana kerjaan banyak lagi.

wah harus di re-charge tuh!!!

hmm, bener…tapi gimana ya caranya?? [ceritanya lagi mikir..]

mudah aja mas…

gimana..gimana? [ceritanya penasaran]

tergantung mas, mas pake motorola, nokia atau sony ericsson??

[senyap…akibat istilah / konotasi terlalu tinggi, ujung2nya gak nyambung..]