Qolbu ExplosionSeptember 28, 2008 7:57 am

Pilot : Flight attendance, take a landing position…

beberapa menit kemudian terdengar suara pesawat mendarat mulus fhufffff……….

Aku pulang ke kampung tercinta..

K

IT Geek :::, Guruku, Qolbu ExplosionSeptember 25, 2008 3:42 pm

Bulan Pembakaran (Ramadhan) beberapa hari lagi pergi, ku tak tau apakah bulan itu kan datang lagi tahun depan, bersamaku. Dalam perjalanan perantauan yang sudah menghabiskan waktu 5 tahun di negeri orang, merasakan kultur yang berbeda dan berusaha tuk mempertahankan sikap, yang mana sikap itu harus terus dipertahankan, dimanapun dan kapanpun, berusaha menjaga Aqidah. Sudah 5 tahun berpuasa di negeri orang, dan maaf saja, bang toyyib pun kalah denganku, karena tiap tahun ke tahun ia tetap saja "3 kali puasa, 3 kali lebaran gak pulang-pulang..". Namun berbeda dengan bang toyyib, tiap tahun alhamdulillah ku bisa pulang ke kampung halaman, sekedar melepas rindu, nostalgia dan me-refresh mimpi-mimpi yang masih terajut untukNya dan kedua orang tuaku. 2 hari lagi, yang tinggal 2 hari lagi, insyaALLAH ku kan pulang tuk sejenak dan menghilangkan kepenatan jakarta yang penuh "tanda tanya" kalkulasi, karena sangat sulit tuk memperthitungkan kalkulasi dan timing kemacetan di Jakarta..senang dan lelahku sudah menyatu tuk menghadapi "Jakarta".

Beberapa hari sebelum kepulanganku, ada tanda-tanda yang sebenarnya dulu ku pernah berpikir itu kan terjadi, ketika pada suatu lingkungan kerja, terjadi dependensi terhadap satu orang yang "memiliki skill hebat" dan ketika ia pergi atau keluar dari lingkungan kerja bersama kita selama ini, tentunya kita akan "kaget", karena proses dependensi itu. Nah aku melihat ini sebagai keterkejutan yang harus segera diatasi dengan cermat dan kerja keras….Bagaimana tidak, seorang senior di tempat kerjaku, yang sudah kuanggap sebagai "programming guru"-ku selama 1 tahun lebih ku bekerja disini, harus "resign" dari kantor. This is about deciding something right, nobody could prevent his rights…Dialah yang menuntunku tuk memahami arsitektur spring framework, finding error, debugging, solving problem, good coding dan lain-lain , yang tidak akan kujelaskan satu per satu disini, daripada pusing #$#%#%# :d.. 

Memang hidup penuh dengan keputusan, dimana runtunan keputusan itu yang akan membawa kita ke terminal hidup, sukses atau tidaknya menurut kita dan tentu saja menurut sang khalik..Jadi Mulai hari ini, walaupun beliau masih bisa meng-Guide kami dari luar, aku sudah harus mulai menjalankan 4 konsep utama yang sederhana, yang baru saja beliau sampaikan tadi, googling please ; read a lot please ; bookmark all the programming documentation that you get and surely understanding the case fundamentally..

fiuhh, 1 tahun yang sangat menantang, dan ke depan kan kujalani tanpa direct guiding bersamanya, sang "Pakar Enterprise Java Programming..", itu mungkin sebutan yang bisa kusebut..hmm..Pak awy thanks a lotttt…

Setelah sharing knowledge bersama sang guru hari ini, diakhiri dengan buka bersama yang diadakan oleh kantor di Le Seminyak Restaurant, Ritz Carlton-Pasific place Sudirman, yang pasti bukan ketangkap bersama Al-amin.[Kapan lagi makan gratiss, di luxurious building]

Complicated thursday, and surely I have to say hamdalah..thank you ALLAH… 

Foto aneh & satu-satunya dari Le Seminyak, ups nasinya udah abisss…

Wallahua’alam

K

Religi, Qolbu ExplosionSeptember 21, 2008 3:21 pm

Melihat ke kanan lalu ke kiri, mereka memiliki integritas dan visi yang jelas untuk melakukan sesuatu yang mereka anggap itu akan membantu suatu kebenaran, agar dianggap benar oleh seluruhnya..karena benar terkadang relatif.

Melihat ke kanan lalu ke kiri, mereka berkembang mengikuti visinya, terkadang luntur namun itu takkan lama, lalu mereka kembali ke jalan kebenaran..

Melihat ke kanan lalu ke kiri, ada rona wajah yang mengisyaratkan mereka menghidupkan malam, letih terkadang datang sejenak lalu mereka bergerak lagi menuju kebaikan..

Melihat ke kanan lalu ke kiri, mereka tak goyah oleh waktu, bahkan terkadang mereka melawan arus tuk bertarung dengan waktu tuk mengembalikan "suatu" kebenaran pada tempatnya..

Melihat ke kanan lalu ke kiri, tak jarang memang mereka terlambat merespon sesuatu, namun jika ditanyakan kenapa, ternyata mereka sedang mengerjakan runtunan kebaikan lainnya..terlalu merugi jika kita berprasangka pada mereka..

Melihat ke kanan lalu ke kiri, integritas dan kepahaman lalu niat yang lurus di jalan bercabang..mereka tak pernah berhenti..

Kulihat sekali lagi, para sahabat-sahabatku para ahli ibadah, yang sungguh merugi tuk ditinggalkan di dunia modern ini..

Temans, kalau kau ingin baik carilah lingkungan yang baik, walaupun kau tak kan pernah sebaik mereka namun paling tidak semangat kebaikan terimbas pula pada dirimu..Keteguhan mereka terhadap  "invisible power" sangat mengagumkan, karena ridho-Nya lah yang mereka tunggu lalu insyaALLAH didapatkan..

Wallahua’lam

Ditulis setelah melihat kekuatan ibadah beberapa sahabat di beberapa hari terakhir bulan berkah..Ramadhan-2008.

K

Qolbu Explosion, senda gurauSeptember 18, 2008 4:04 pm

Jam demi jam begitu cepat bersamamu, setiap senin hingga jum’at aku jumpa sama kamu. Terkadang kau muncul ketika aku tak mengharapkanmu ada, tapi..tetap saja kau muncul di hadapanku.

Hari demi hari di bulan suci ini, pertemuan kita terkesan terlalu sering, padahal jam kerja sudah dikikis sedemikian rupa dan tak jarang akulah yang paling telat sampai, namun paling cepat tuk pulang..tapi..tetap saja kau muncul di hadapanku..

Seiring berjalannya waktu, ketika absensi akhirat harus terisi dengan shalat berjama’ah, tak jarang kau membuatku gundah, sampai-sampai ketika aku turun lift pun benakku masih bersamamu..kenapa..kenapa kau muncul lagi dan lagi???

Namun, sekarang aku sudah mulai sadar, bahwa kau telah menjadi bagian ku di sela-sela hari senin hingga jum’at, bahkan sabtu..Sekarang aku jarang mengeluh, namun hanya menghela napas sejenak, ketika kau tiba-tiba muncul dan terus muncul di hadapanku..

Padahal ku ingin berbisik padamu sekali saja tuk esok hari , ERROR, bisa gak kamu tak muncul esok..??, sehariii saja…???

Di sela-sela harapan kosong itu, suara gaib muncul lagi, Projectnya lagi deadline ya mas, pantesan ngaco, codinggg terusssss, error terus tuh programnya..huuuu..

tabah..tabah..

Note : bagi yang gak "ngudeng", kata ‘kamu‘ merujuk pada deretan error yang muncul pada monitor,pada aplikasi yang sedang saya buat

K

My Opinion Only, Qolbu ExplosionSeptember 14, 2008 10:33 am

Tadi di perbatasan jawa barat dan jakarta, di jalan menanjak selepas bersih-bersih di second palace yang insyaALLAH akan ditinggal "sendiri" selama 3 pekan ke depan, terjadi simple intervention.

Gaji..salary..jika dipikir-pikir ia adalah salah satu imbalan otak ketika ia lelah menemukan solusi untuk diri kita dalam melakukan suatu tugas. Jika diambil konteks seorang programmer atau system analyst, jelas otaknya lah yang memainkan dan memutar logika hingga berujung pada rumitnya satu aplikasi yang akan/telah dibuat. Jadi stressing-nya adalah, gaji/salary adalah imbalan bagi otak.

Nah, ketika aku berpikir tentang hal itu, sekali lagi ada internal enhancing intervention pada definisi diatas, aku berpikir jika otak senang ketika ia mendapat imbalan dari hasil kerjanya atau dengan kata lain senang menerima sesuatu, nah ada satu komponen pada tubuh kita yang berhak untuk mendapatkan sebagian dari imbalan otak tadi (gaji), ia adalah hati.

Kenapa hati, karena hati pada hakekatnya senang memberi. Artinya ada satu titik temu ketika kita menerima gaji, yaitu "otak" yang senang "menerima" imbalan dan ada "hati" yang senang memberikan sesuatu yang dipunyainya.

Nah ini berujung pada konsep "sedekah" dan "infak"..

just break down something in my mind..hope it useful to another..

Wallahua’lam

Qolbu ExplosionSeptember 12, 2008 4:32 pm

fiuhh..tak ada tulisan panjang yang bisa kuanalisa pada saat ini, padahal otak membentuk stack ( tumpukan ) pemikiran yang bisa kuceritakan..

fiuhh..fisikku harusnya sudah istirahat sekarang ini, namun benakku menginstruksikan aku untuk "menulis" di blog ini..

fiuhh..padahal aku ingin mengerjakan sesuatu yang harus segera kukerjakan, alih-alih produktif namun sekali lagi fisikku menumpulkan kekonsitenan itu..

fiuhh..ramadhan sudah berada di titik kedua, hari demi hari berlalu sangat cepat, sehingga menuntutku tuk mengikuti percepatan itu..

fiuhh..benakku tak bisa mengeluarkan stack itu menjadi "detailly action", ia terhenti pada satu corner dimana telah terjadi asinkronisasi spirit dan fisik..

sekali lagi, aku lelah…

kuharap ini takkan lama..

K [jum’at 23.33]

senda gurauSeptember 9, 2008 2:44 pm

Sebenarnya..aku ingin mengatakan sesuatu..eee…sebenarnya, ini sudah lama kupendam…eee sebenarnya aku..aku..mbak…aku mau ngutang lagi!!!

mbak penjaga warteg langsung terjerembab, sebelum pingsan ia bergumam samar-samar, hah…pemuda-pemuda masa depan bangsa, hahh..ngutang lagibrukk, ia pingsan..

Tokoh sarat fiktif, one of the strange posting that I’ve wrote on this blog..

K

Religi, Qolbu ExplosionSeptember 7, 2008 7:56 am

Do’a akan kembali, bahkan ketika kita sudah lupa akan "kapan" keinginan do’a itu diharapkan datang.

Do’a itu menuntut tanggung jawab, karena do’amu padaNya merupakan bentuk keyakinan tertinggi kepadaNya.

Kenapa do’a menuntut tanggung jawabmu, karena ada do’a yang sangat berat untuk diminta dan besar tanggung jawabnya tuk diminta.

Do’a apa itu???, do’a agar terus bisa membantu dien-Nya.

Do’a itu kembali…

Wallahua’lam

K

My Opinion Only, Qolbu ExplosionSeptember 2, 2008 10:34 pm

Dalam membayangkan sesuatu yang tidak tampak, manusia memiliki unlimitasi. Hal ini terjadi karena independensi ( kemerdekaan ) pikiran kita dalam membayangkan sesuatu, nah itulah pikiran. Dalam sisi aplikatifnya kita dapat mengambil contoh begini, Coba saja anda membaca Novel tetralogi "sang pemimpi", anda akan dibuat membayangkan bagaimana tampang seorang Lintang yang digambarkan sangat cerdas dan terkadang penulisnya menjelaskan bagaimana gesture Lintang dalam berperilaku di kesehariannya, namun saya yakin kita semua akan "membayangkan" tampangnya secara berbeda-beda, karena sekali lagi interpretasi "bayangan/imajinasi" kita ketika membaca suatu tulisan yang menjelaskan "gaya" seseorang akan cenderung berbeda satu dan lainnya. Mungkin saja ada yang membayangkan Lintang adalah anak jenius yang lugu, dingin ataupun adapula mungkin yang berpikir Lintang adalah anak murid ibu Mus yang berkulit sawo matang, manis dan sebagainya. Sama halnya ketika kita membayangkan seorang "geek" di dunia pemrograman komputer, banyak yang menginterpretasikan tampang mereka dengan kacamata tebal, rambut urakan, selalu di depan komputer dan menyebarkan virus-virus jahat…padahal sebenarnya para programmer-programmer itu baik hati, murah senyum dan tidak sombong lho..hehe…ini masalah imajinasi..

Kalau saja kita menilik lebih jauh, jika anda membaca Novel "Kite Runner" karangan Khaled Hosseini, mungkin andapun akan berbeda-beda membayangkan gaya dan wajah seorang hasan ( teman baik amir agha ), di buku tersebut dikatakan bahwa hasan memiliki bekas di bibirnya setelah dioperasi, ia cekatan dalam bermain layang-layang, dan mungkin anda pun akan berbeda membayangkan bagaimana gayanya dalam "menggertak" assef dengan ketapelnya, ketika mengganggu amir.

Jadi intinya apa???, pada intinya sebenarnya saya hanya ingin menekankan bahwa sebuah tulisan bisa bermakna ribuan "interpretasi", namun kenyataan atau jika kita mengangkat suatu cerita dari sebuah tulisan menjadi sebuah film, jangan terkejut, anda akan melihat "hanya" sebagian kecil imajinasi anda yang terpampang disana. Jadi inilah mungkin salah satu faktor kenapa "pembaca" novel sejenis ayat-ayat cinta tidak terlalu meng-appreciate filmnya, karena ekspektasi mereka terhadap tulisan terlalu besar jika ingin diangkat ke suatu film berdurasi beberapa jam saja.

Teman, imajinasimu tak terbatas, biarkan ia terbang membayangkan yang terbaik bagi dirimu, lalu ada satu step lanjutan yang harus kau lakukan dalam "menjadikan" imajinasimu nyata..itu ada APPLYING DESIRE, menerapkan apa yang anda inginkan, jangan hanya bermimpi, namun lakukanlah tindakan sekuensial untuk meraihnya..Karena PIKIRAN KITA tidak hanya diciptakan untuk berimajinasi "semu"..

Wallahua’lam