Pelajaran I yang kudapat pekan ini :
Alkisah, pada satu zaman kekhalifahan. Ibrahim bin adham ditemui oleh khalifah pada masa itu. Khalifah tertarik untuk bertemu dengan ibrahim bin adham, karena ketakwaannya. Untuk menguji kebenaran berita itu, sang amir (khalifah) menemui ibrahim bin adham di masjid.
Khalifah : Ya..ibrahim, kau tau aku kan?, aku adalah amir ( pemimpin ), apa yang ingin kau minta dariku?
Ibrahim bin Adham : Bagaimana aku berani meminta kepadamu, aku malu meminta padamu, karena aku sedang berada di rumahNya.
Khalifah : [ sesaat ketika khalifah dan Ibrahim berada di luar masjid ], Nah ibrahim, sekarang kita telah berada di luar rumah ALLAH, apa yang ingin kau minta dariku?
Ibrahim : Aku boleh meminta kepadamu tentang dunia atau akhirat?
Khalifah : Tentunya dunia wahai Ibrahim, karena aku tak memiliki akhirat.
Ibrahim : [ Ia berpikir sejenak, lalu merespon permintaan khalifah, yang akan mencerminkan ketakwaannya ], Maaf tuan, kepada yang "memiliki" dunia saja aku takut untuk meminta dunia, bagaimana aku minta dunia, kepada yang "tak memiliki" dunia ??
Pelajaran II yang kudapat pekan ini :
Di suatu perjalanan, khalifah Umar bin Khattab bersama pasukan melewati gurun. Ketika hampir tiba pada tempat tujuan, khalifah Umar mengutus salah satu prajurit untuk memeriksa jalan dan daerah yang akan dilewati , guna sampai ke daerah yang dituju. Lalu, sang utusan memberikan kabar berita bahwa salah satu daerah yang akan dilewati, sedang dilanda wabah penyakit yang menular dan mematikan. Lalu mendengar kabar tersebut, Khalifah menginstruksikan kepada pasukan untuk menempuh jalur lain.
Dan…seseorang dari rombongan bertanya kepada khalifah :
Pasukan : Ya..khalifah, kalau begitu, kau telah lari dari takdir ALLAH, kenapa kita tidak melewati daerah yang telah kita rencakan, toh jika ALLAH menghendaki, kita tidak akan terjangkit dan terkena wabah itu ?
Khalifah Umar : [ dengan bijak menjawab ], aku tidak lari dari takdirNYA, tetapi aku menuju takdir yang lebih baik.
Kedua kisah yang menggugah diatas kudapat dari kajian pekan ketiga dalam acara sima’an Al-Quran oleh Bachtiar Nasir, bertemakan " Kiat-kiat agar usaha diridhai ALLAH SWT ".
Beberapa summary yang kudapat :
1. Berusahalah / bekerjalah untuk mengharap ridhaNya, Berusahalah / Bekerjalah sesuai dengan apa yang disukai ALLAH,
2. Dimana posisi kita [ Kenapa bekerja ?? –> untuk Survive saja-kah ? –> Untuk menjadi sejahtera saja-kah ? –> Untuk mencari pengalaman saja-kah ? ], terlebih dari itu posisikanlah Maisyah, say’i dan ikhtiar ( memilih ke arah yang lebih baik ) kita hanya untukNya!..
3. Cerminan Usaha ada di Surah Al-Ghasiyah. ( MAKNAI ISINYA )
Choose it By yourself bro!!!!, don’t go to wrong way, like a mom ask her child to watch "SINETRON’ BUT Choose it, like a mom ask her child to the heaven way..ridha ALLAH.
Wallahua’lam
K