Qolbu ExplosionApril 28, 2008 1:33 pm

Yah, aku tadi sekolah diajari tentang rezeki sama ibu guru, eee ayah tau gak apa itu rezeki?

mmm, tau..kalau menurut kamu rezeki itu apa sih anakku?

Klo kata ibu guru, rezeki itu pemberian ALLAH kepada kita yah..jadi kita harus mensyukurinya dengan alhamdulillah, bener kan yah?

iya anakku, kau benar DAN ayah mau memberikan satu lagi arti "rezeki" itu kepadamu nak..

mmm, apa yah..apa yah?, emang rezeki ada dua arti ya yah??apa cihh?

Nak, jika kau besar nanti kau kan merasakan satu arti ( lagi ) tentang rezeki, jika kau berterima kasih sungguh-sungguh kepada ALLAH pada saat kau diberi rezeki, jangan lupa kau beri kepada yang membutuhkan ya nak..

mmm tapi kan yah, itu harus ditabung jugaaa?

Nak, kau harus membaginya, karena pada saat kau membagi dan bergetar hatimu kala itu, yakinlah nak ALLAH sedang mempersiapkan rezeki yang lain untukmu, dan rezeki itu akan datang ketika kau tak pernah memikirkan ia datang lebih awal.

oo gitu ya yah..oke, thanks for the "life-lesson" this day ya yah, I’ll apply it later..

$#%$#^^$#^#$, hahhh??? kamu udah bisa bahasa inggriss? 

Wallahua’alam 

IT Geek :::April 26, 2008 3:59 pm

Situs ini didedikasikan untuk menghargai sejarah, terutama sejarah perjuangan Rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaannya. Dalam situs ini, berisi dokumentasi perjuangan Pasangan Suami-Istri, yang termasuk perintis kemerdekaan Indonesia, mereka adalah Mohamad Bondan dan Molly Bondan. Dengan hadirnya situs ini, diharapkan bisa menjadi salah satu sumber ilmu sejarah bangsa Indonesia. Dan Kami berharap situs ini menjadi situs yang berguna bagi para pengunjung di seluruh penjuru dunia.

This website dedicated to appreciate the historical moment, especially history of Indonesian to reach their Independence. On this site, contain effort of Mohamad and Molly Bondan. With this site, it will become the one of Indonesia Historical Knowledge. And also, we hope this site, will be the useful site for the visitor on the worldwide.

Created By : _______

Kunjungi situsnya di http://sejarah-bondan.com

Jika berkenan, harap pula mengisi sub menu "buku tamu".

Terima kasih.


Kahlil [ tribute to our lecture Mr.Alit Bondan ] & thanks to Clovir, as a "family tree" designer.

My Opinion Only, Classical MomentApril 25, 2008 2:19 pm

4,5 tahun lalu, skenario hidup tlah mengantarkanku ke Jakarta. Dengan bekal "petualangan" yang terbatas ku sampai disini. Memang skenario itu tak pernah meleset, dan sampailah ku ke gang teduh dan sampai kesini, rumah ini. Keluarga ini merupakan kombinasi sunda-betawi yang ramah dan baik. Dulu waktu pertama kali ku tiba disini, ku masih teringat bagaimana sosok ibu kosku yang energik, kuat dan logatnya sudah bercampur betawi, tetapi jika aris hamidi ( temanku ) sudah "bermain" dengan kosakata-kosakata aneh ; urang, pisan, pada kamana, nginap atuh,eleh-eleh, hade pisan euy ( hah kok kayak slogan pilgub jabar ) … mereka sudah mulai terkoneksi, dan tak dipungkiri kosakata-kosakata aneh itu pun berhamburan, sampai ku tak tau apa yang mereka bicarakan.

Ya, dia merupakan salah satu wanita energik, jangan harap dia bangun kesiangan, karena paling telat pukul 6 pagi, sahut-sahutan bunyi sapu lidi yang bersentuhan dengan rumput dan lantai aspal sudah dimulai. Beliau sekitar 4,5 tahun lamanya berkecimpung sebagai ibu rumah tangga, dengan rutinitas IRT umumnya ; bersih-bersih, ngepel, buat sarapan, belanja, masak, nyuci dan sirkulasi itu terus berputar. Hingga hari ini masih terngiang panggilannya…aliiiiiillll, udah pulang?, air masih ada?, baju kotor mana??

Mungkin ini juga salah satu sebab ku "sulit" pindah, dan memiliki prestasi "tingkat kebetahan" di kos paling tinggi, bersama "abang2 cilegon gang masjid", teman seangkatanku. Ku tau, keikhlasan, kerja keras, santun dan ramah kepada siapapun merupakan sikap yang sudah tertanam dan sulit tuk dihilangkan. Jarang kumendengar ia mengeluh di depan keluarganya, jarang pula ia terkulai lemas dan sakit. Tetapi di balik ketabahannya itu, ia juga memiliki daya juang dan ketahanan dalam hidup. Beberapa bulan lalu, bapak kosku tak bekerja lagi, mungkin ini salah satu cobaan yang telah di skenariokan oleh sang khalik. Tak berlama-lama dengan mengeluh dan bimbang, hingga ia pun memulai inisiatif tuk berdagang. Pukul 3 Pagi sudah terjaga bersama 2 anaknya, tuk memasak dan dijual dipagi harinya. Inilah rutinitas barunya, lelah memang..tapi sekali lagi, ku tak pernah mendengar ia mengeluh di depan keluarganya. 

Lelah..ya suatu saat jika kita menggunakan self power di luar batas, kita akan lemah suatu saat, sudah beberapa hari ini, ia tak berdagang, karena sakit terkena radang tenggorokan. Mudah-mudahan sosok tegar itu bisa kembali sehat dan menjalani rutinitas barunya itu bersama keluarga.

"tapi kutau dan sadar sesadarnya, suatu saat nanti ku harus pergi dari comfort zone ini dan pergi dari ruangan ini, walaupun kenangan dan historika tertanam disini.."

Ku teringat kuotasi Mahatma Gandhi, "Nikmat yang terbesar adalah kesehatan, bukanlah emas dan perak" .

Sosok tegar ibu kosku, membuatku ingin terus berterima kasih atas skenarioNya yang indah..

Doakan mereka ya teman..agar terus tabah dan bersyukur..

Wallahua’lam

IT Geek :::, My Opinion OnlyApril 24, 2008 1:06 pm

Ekspektasi dan justifikasi terkadang bisa menjadi terlalu kecil, padahal kenyataan yang sebenarnya more complicated I think.

Setelah beberapa hari, meneliti dan menelaah kode ( kayak editor buku aja..yuukk ) alias debugging, hari ini kembali bercanda tawa dengan JSP, karena desain adalah salah satu hal yang cukup menyenangkan. Kenapa menyenangkan?, karena lebih kepada designing "user interface", yang nantinya akan digunakan oleh end user untuk mengakses aplikasi via browser.

Tetapi setelah dilihat, diteliti dan dipelajari, justifikasi kali ini < real condition. Disamping JSP yang nantinya akan didesain seapik mungkin, ternyata ada value, grid dan combo yang nilainya harus di passing menggunakan beberapa kondisi, lalu grid yang harus di "trigger" oleh value yang dikirim dan di refresh lagi dengan function yang dibuat menggunakan javascript, yang cukup membuatku berpikir..Tetapi apa hendak dikata, karena justifikasi pagi tadi, telah men-"setting" default variable otakku untuk sedikit "santai"..so untuk meng-upgrade semangat hari ini agak sulit, dan akhirnya tidak terlalu produktif, kebanyakan makan dll..

but that’s ok, this is life bro..it will become my "entry experience", so that I could compare this day with another day, that probably happen like this day, do not expect something easier than..hopefully..

( Figure 1. Ilustrasi yang tidak terlalu merefleksikan tokoh )

alhamdulillah…

Religi, IT Geek :::, My Opinion OnlyApril 19, 2008 3:00 pm

Pelajaran I yang kudapat pekan ini :

Alkisah, pada satu zaman kekhalifahan. Ibrahim bin adham ditemui oleh khalifah pada masa itu. Khalifah tertarik untuk bertemu dengan ibrahim bin adham, karena ketakwaannya. Untuk menguji kebenaran berita itu, sang amir (khalifah) menemui ibrahim bin adham di masjid.

Khalifah : Ya..ibrahim, kau tau aku kan?, aku adalah amir ( pemimpin ), apa yang ingin kau minta dariku?

Ibrahim bin Adham : Bagaimana aku berani meminta kepadamu, aku malu meminta padamu, karena aku sedang berada di rumahNya.

Khalifah : [ sesaat ketika khalifah dan Ibrahim berada di luar masjid ], Nah ibrahim, sekarang kita telah berada di luar rumah ALLAH, apa yang ingin kau minta dariku?

Ibrahim : Aku boleh meminta kepadamu tentang dunia atau akhirat?

Khalifah : Tentunya dunia wahai Ibrahim, karena aku tak memiliki akhirat.

Ibrahim : [ Ia berpikir sejenak, lalu merespon permintaan khalifah, yang akan mencerminkan ketakwaannya ], Maaf tuan, kepada yang "memiliki" dunia saja aku takut untuk meminta dunia, bagaimana aku minta dunia, kepada yang "tak memiliki" dunia ??     

Pelajaran II yang kudapat pekan ini :

Di suatu perjalanan, khalifah Umar bin Khattab bersama pasukan melewati gurun. Ketika hampir tiba pada tempat tujuan, khalifah Umar mengutus salah satu prajurit untuk memeriksa jalan dan daerah yang akan dilewati , guna sampai ke daerah yang dituju. Lalu, sang utusan memberikan kabar berita bahwa salah satu daerah yang akan dilewati, sedang dilanda wabah penyakit yang menular dan mematikan. Lalu mendengar kabar tersebut, Khalifah menginstruksikan kepada pasukan untuk menempuh jalur lain.

Dan…seseorang dari rombongan bertanya kepada khalifah :

Pasukan : Ya..khalifah, kalau begitu, kau telah lari dari takdir ALLAH, kenapa kita tidak melewati daerah yang telah kita rencakan, toh jika ALLAH menghendaki, kita tidak akan terjangkit dan terkena wabah itu ?

Khalifah Umar : [ dengan bijak menjawab ], aku tidak lari dari takdirNYA, tetapi aku menuju takdir yang lebih baik.

Kedua kisah yang menggugah diatas kudapat dari kajian pekan ketiga dalam acara sima’an Al-Quran oleh Bachtiar Nasir, bertemakan " Kiat-kiat agar usaha diridhai ALLAH SWT ".

Beberapa summary yang kudapat :

1. Berusahalah / bekerjalah untuk mengharap ridhaNya, Berusahalah / Bekerjalah sesuai dengan apa yang disukai ALLAH,

2. Dimana posisi kita [ Kenapa bekerja ?? –> untuk Survive saja-kah ? –> Untuk menjadi sejahtera saja-kah ? –> Untuk mencari pengalaman saja-kah ? ], terlebih dari itu posisikanlah Maisyah, say’i dan ikhtiar ( memilih ke arah yang lebih baik ) kita hanya untukNya!..

3. Cerminan Usaha ada di Surah Al-Ghasiyah. ( MAKNAI ISINYA )

Choose it By yourself bro!!!!, don’t go to wrong way, like a mom ask her child to watch "SINETRON’ BUT Choose it, like a mom ask her child to the heaven way..ridha ALLAH.

Wallahua’lam

K

Religi, IT Geek :::April 17, 2008 2:41 pm

Cerita Seorang Programmer Arab ( 6 ) — TAMAT

Melanjutkan kisah sebelumnya (5).

Sore ini, Al-Khawa, sang programmer arab akan melanjutkan "outing business program" -nya ke London. Perjalanannya ini guna menghadiri salah satu "yearly conference" yang diadakan oleh kantor pusat perusahaannya di London. Perjalanannya  kali ini harus dihabiskan untuk transit di 2 tempat. Yang pertama Al-midan dan Al-Malaysiana. Dan perjalanan dari Al-Malaysiana ke London menghabiskan waktu sekitar 13  Jam. 

Berikut email Al-Khawa padaku ketika sesampainya di Kuala Lumpur , Al-Malaysiana :
"Assalamualaikum
 
Waktu menunggu penerbangan ke London,…. iseng masuk ke internet di Airpor Kuala Lumpur.Kecepatannya sangat tinggi.Fasilitas Airport baru ini sangat bagus.Sudah imbang dengan Singapore.Kalau dibanding dengan Cengkareng sangat jauh ketinggalan.Di antara bangunan punya transpot kereta aapi cepat gratis.Dan ada juga kereta api cepat dari airport ke kota.Menurut …. suatu ketika kita harus ke Kuala lumpur dengan naik Air Asia dari …..Harganya lumayan murah,yaitu bolak balik sekira 1 juta saja satu orang.Airportnya sangat bersih.Fasilitas durty free juga sangat bagus.
 
Mungkin baiknya kita rencanakan pergi klo …. udah ada pengangkatan,jadi sudah ada cutinya.Mungkin banyak hal yang bisa kita lihat dari perkembangan di Malaysia.
 
Sekian dulu.Nanti kalau ada fasilitas internet di tempat inap di London akan …. laporkan pengalaman disana. …. ada bawa Laptop kantor.Jadi kalau ada jaringan tinggal pakai saja.
 
Salam dari ….
"

Sesampainya di London, baru ia sadari , ternyata bulan ini adalah snow season di London, dan suhu bisa mencapai sekian minus derajat.
Alhasil, baju hangat yang diselipkan di koper sangat membantunya tuk memproteksi tubuhnya. Sesampainya di penginapan, ternyata ia
dikabari, bahwa conference akan diadakan di Leicester ( Baca : Leister ), dimana jarak London dan Leicester adalah 17 KM. Dalam perjalanannya menuju tempat conference tersebut, ia dan seluruh "Branch Representative" dari seluruh dunia, menggunakan bus khusus yang disiapkan bagi peserta conference, dan seperti biasa, tak lupa ia bawa "portable" device, bernama laptop tuk mengabariku.

Sudah beberapa kali ia berkeliling dunia, tetapi baru kali ini, ia mengalami musim salju di Inggris. Dan fenomena yang luar biasa yang ia lihat  disana adalah, komunitas muslim yang tersentralisasi layaknya islamic center yang ada di kawasan Al-Azhar. Dimana ada Masjid Agung, Sekolah  dan perguruan tinggi, serta Asrama/penginapan. Ia bercerita kepadaku suasana disana :

"Assalamualaikum
 
…. tak bisa tulis email karena fasilitas internet di tempat meeting tidak lancar,mungkin banyak kali yang pakai.Jadi ini …. tulis malam hari.Udara masih dingin dan kadangkala gerimis.Kalau di kamar dan diruang meeting lumayan karena ada heater.
Suara azan tidak terdengar disini.Kalau di London ada Mesjid.Kalau subuh dibangunkan oleh suara burung.Burung itu mulai berkicau jam 4.30 pagi.Nanti menjelang magrib berkicau lagi.Suaranya lumayan bagus dan nyaring.
…. udah telepon Pak Pope dan katanya hari Sabtu mau dataang ke Hotel …. menginap di London,mungkin mau diajak jalan-jalan.Harga barang di UK mahal.Satu gelas capucino sktr  Rp 35.000,kue donat Rp 35.000 juga sebiji. …. jarang ke pertokoan karena acaranya padat sekali.Mulai jaam 8.00 pagi,berakhir s/d jam 21.30
Insya Allah hari sabtu nanti akan coba survey pasar.
Harga hotel juga mahal,Hotel Ibis bisa 80 ponsterling atau 80x 17.000 RP.
Muslim di Inggris sangat kompak,sebagian besar muslim menyerahkan zakat,infak,sedekah lewat muslim aid untuk dibagikan ke orang miskin diluar Inggris.
 
Cukup dulu,udah ngantuk.
"

Tak ada coding, defining a business process, tracing code , debugging action, dan lain-lain, dimana kegiatan-kegiatan ini sangat sering ia lakukan sehari-hari, tetapi di "year conference" ini, tidak ada "programming" sama sekali. Dan ia sangat menikmati perjalanannya kali ini dan satu hal yang sangat ia banggakan adalah, ketika muslim di Inggris sudah mulai merangkul dan menyatu dengan lingkungan disana.
"Ya.persatuan Muslim sangat bagus di UK.Di dekat kantor di London terletak mesjid besar dan disekeliling daerah itu adalah pusat islamic center dan banyak kantor yang berhubungan dengan Islam.Suasana keagamaan sangat baik di daerah itu.
 
Salam, ….
"

Tak terasa, sudah 8 hari ia berada di London, dan banyak sekali "kisah" dan hikmah dalam perjalanan ini, ia harus kembali ke arab tuk masuk kembali ke "common environment"-nya…dan seperti biasa, laptop dell tahun 2000 itu ia starting up, dan membuka Java Editor kesayangannya tuk memulai Programming..astagfirullah, dell..dell astagfirullah..dell..dell, ternyata dell-nya kembali berulah, entah karena suhu dingin di London sana, membuat memori komputernya menjadi beku, atau sudah saatnya Dell diganti..dan tiba-tiba seorang temannya tersenyum dan membawa "strange box" yang sangat mencurigakan, dan Al-Khawa berteriak sejadi-jadinya Alhamdulillah..alhamdulillah..jazakallah ya akhii, ternyata MacBook Air itu sampai juga, good bye Dell 2000.

 

     

"Al-khawa, inspirasimu, inspirasiku"

Tamat.

K

( For my father & my mother, that always inspire me… )

My Opinion Only, Qolbu ExplosionApril 15, 2008 2:01 pm

Dalam memaknai suatu keadaan yang sama pada suatu waktu, kebanyakan manusia akan melihatnya secara berbeda. Jika kita sebut dengan bahasa yang agak "menengah atas", ini disebut perspektif.

Secara pribadi saya melihat ini, sebagai suatu kecenderungan manusia dalam melihat imbas, sebab dan wujud dari suatu kejadian.

berikut analogi-analogi sederhana yang coba saya buat :

1. Apakah semua orang yang sedang terlibat secara aktif dalam kemacetan kendaraan sepanjang 2 Km, akan mengumpat dan mengeluh bahkan memarahi tiap mobil yang berada di depannya serta memaikan irama klaksonnya? ATAU ada pula yang dengan tenang menghubungi penyiar radio, untuk melaporkan ia sedang terkena macet dan memberikan informasi ke ‘calon’ peserta aktif kemacetan, untuk menghindari jalan yang dimaksud? ATAU ada orang yang karena sedang puasa senin-kamis, ia menghidupkan "disc player"-nya tuk menetralisir emosi dan mempersiapkan hidangan berbuka, berupa roti tawar, padahal macet masih terdiam hingga 2 Km? SeKali lagi, saya melihat ini sebagai kecenderungan orang dalam bersikap ketika keadaannya tertekan, senang ataupun kalut.

2. Apakah seorang manusia yang tiba-tiba dan secara mengejutkan terpilih dan diberikan amanah menjadi pemimpin negara, akan menyikapinya dengan sama pula??, ternyata tidak..Umar Bin Abdul Aziz, salah satu khalifah termasyhur sepanjang zaman, malah menangis sejadi-jadinya, ketika ia terpilih sebagai khalifah, karena "saking" takutnya dengan hisab di akhirat kelak, di belahan dunia lainnya, ada pula pasangan gubernur yang baru saja diputuskan kemenangannya oleh KPU pusat, setelah terjadi konflik "unresolved" di daerah yang "harus" dipimpinnya kelak, menggelar syukuran dan terlihat "sangat" senangnya. Sekali lagi ini, adalah perspektif dalam melihat suatu kejadian.

Dari dua analogi sederhana diatas, saya mencoba memahami lebih kedalam. Ketika seseorang telah memberikan respon terhadap suatu kejadian tertentu, makan otak akan menstimulus ini menjadi feeling dan imbasnya pada gerak dan gesture tubuh, sesuai dengan hasil stimulus tadi. Jika ia menstimulus dirinya kearah "kecenderungan" yang positif, maka perilakunya pun enak dilihat, tetapi sebaliknya ketika stimulus yang dikirimkan adalah negatif, alhasil gesture tubuh akan mengikutinya.

Alangkah baiknya ketika bisa memikirkan suatu tindakan, lebih ke arah "dampak" dari aksi yang akan kita lakukan. Karena ketika kita bisa membayangkan imbas/dampak dari suatu tindakan yang akan kita lakukan dengan "cepat", maka hal ini akan berakibat positif di lingkungan dimana kita berada. Oleh karena itu, kecenderungan dalam berpikir seyogyanya adalah "kecenderungan" stimulus yang mengarah kepada kebaikan.

Karena sungguh indah ketika kita bisa "mengendalikan" kecenderungan diri kita sendiri!!!

Wallahu’alam.

K

Note this day :

"this is my fastest arrival to home from office, only spent 45 minute from central to west Jakarta that commonly spent 2 hours, I saw this, as a tendetion of ’something" that happened this day..keep in positive view of life.."that’s trully "K".

Plan for tomorrow (insyaALLAH) :

- Join Citrix App Conference On Hyatt

- E-Commerce Seminar on Central PLN.

My Opinion Only, Qolbu ExplosionApril 13, 2008 2:07 pm

Pagi, mungkin tepatnya pagi menjelang dhuha. Sekitar jam 7 Pagi ku coba melihat "apa" yang bumi lakukan hari ini, masihkah awan tercerai berai dan sang matahari menyinari dunia yang sejuk pagi ini.

Langkah dimulai, selain jalan pagi, tujuan menjadi bercabang, karena di depan gerbang ( utama ) sana, ada nasi uduk…lanjutt, abis jalan pagi langsung tenteng nasduk.

Pagi ini, ku mendapat "stressing" terhadap suatu anjuran, tuk mempelajari ayat-ayat qauniyah. Betapa tidak, angin sepoi dan matahari sedang memanaskan bumi secara perlahan dengan tahap demi tahap, sama halnya "warming up session Moto GP" malam ini.

Kenapa kita harus mempelajari ayat-ayat qauniyah?, yang merupakan "kejadian" dan keadaan alam yang terbentang luas nan indah, tanpa ada cacat sedikit pun. Jika dirunut, memang kita harus mempelajari dan mensyukuri apa-apa saja yang ada di alam / bumi ini. Bagaimana langit bisa berdiri tanpa ada penyangga sedikit pun yang menopangnya, bagaimana matahari dan bulan bersirkulasi menjalankan tugasnya secara tepat di tiap harinya tanpa kemalasan, dan bagaimana "rangkaian" gerak manusia terhadap aktivitasnya masing-masing, tak berbenturan secara fisik, dengan gravitasi dan daya tarik bumi..ehhh..inilah yang sang khalik anjurkan kepada manusia yang "lemah" ini, tuk mengambil "hikmah" dan pelajaran pada tiap kejadian-kejadian yang ada di bumi ini.

Sehingga dengan "understanding process", terhadap ayat-ayat qauniyah ini, akan membuat kita menjadi lebih dekat dan memperteguh keimanan kita, agar berada di jalur yang benar dan tidak limbung.

Wallahua’lam

K

Religi, Qolbu ExplosionApril 11, 2008 4:21 pm

"Rabbi..ketika aku sedang senang, izinkanku tuk mengingatMu

 Rabbi..ketika aku sulit, izinkanku tuk mengingatMu

 Hingga ku tak luput dari pantauanMu

 yang melebihi system controlling manapun di dunia ini..

 hanya satu pintaku, izinkanku tuk mengingatMu.. "

My Opinion OnlyApril 10, 2008 1:42 pm

Just append supportive Info : Suspicious Envelope (1)

Kepada Yth. Sdr. Kahlil di Tempat

Pak par in action again, in the beginning of this month I got the suspicious envelope [again]. When he put the envelope in the top of the keyboard, I still hang the phone to speak up with "insurance worker". It’s conversation spend my time about 3 minutes, to make him confuse&give "unclearly" reason to reject his offering softly this time ( insurance ).

After that, I slipped the envelope and showed the amount first…ups, then I try to find, what kind of "bonus"?, and I found the name of this suspicious envelope title…"Insentif".

Alhamdulillah, first insentif on this year..It could be "fresh fund" to recover Mr.K Corp. Personal Financial System In collapsing at this time. :d

K