Entah sudah berapa tahun lamanya bank-bank konvensional itu menjadi salah satu wadah manusia menyimpan uangnya. Dan dewasa ini, telah pula muncul perbankan syariah, yang approaching-nya kepada non-bunga. Tapi taukah kita, bahwa, sejak dinul islam muncul sebagai rahmatan lil alamin, pada saat itu pula "Bank Hakiki" itu ada. Bank ini, memiliki "fixed-regulation" yang tidak mungkin manusia bisa merubahnya..dan bahkan DPR, yang seolah mewakili rakyat itu, tidak mungkin menolak calon gubernur "bank hakiki" ini, karena seorang presiden di dunia ini tidak ada yang bisa mengajukan calonnya…seperti kabar terbaru dimana calon gubernur BI yang ditolak parlemen senayan itu, dan calon gubernur bank central jepang, yang ditolak pula oleh parlemen yang mayoritas oposisi.
jadi apa itu Bank Hakiki ???..
Bank ini memiliki regulasi indah dan pokok, yang berisi :
1. Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLAH seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap tangkai ada seratus biji. ALLAH melipatgandakan bagi siapa yang Ia kehendaki , dan ALLAH maha luas , maha mengetahui. ( Al-Baqarah : 261 ).
2. Orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLAH, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti ( perasaan penerima ), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. ( 2 : 262 )
3. Perkataan yang baik dan pemberian maaf ( red. perkataan yang baik, menolak dengan cara yang baik , dan pemberiaan maaf ialah memaafkan tingkah laku yang kurang sopan dari peminta ) lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. ALLAH maha kaya, maha penyantun. ( 2 : 263 ).
4. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekah dengan menyebut2nya dan menyakiti ( perasaan penerima ), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya’ ( pamer ) kepada manusia dan tidak beriman kepada ALLAH dan hari akhir. Perumpamaan ( orang itu ) seperti batu yang licin yang diatasnya ada debu , kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh suatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan . Dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir. ( 2 : 264 ).
Itulah 4 pokok utama keindahan bank hakiki ini, dan nilai dari apa yang telah kita tabung tidak akan pernah kita bisa lihat melalui atm bahkan e-banking fitur sekalipun. Ia dapat dilipatgandakan dengan tanpa batas sesuai dengan regulasi pada poin pertama, tetapi yang lebih penting lagi adalah, tidak ada gunanya uang itu kita tabung pada bank hakiki tanpa keikhlasan, karena ia telah diatur secara indah pada regulasi poin 4.
dan yang terpenting adalah, bagi para nasabah-nasabah bank hakiki ini adalah …"Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."
ya..mereka tidak akan pernah diliputi ketakutan dan sedih hati, karena sang pemilik "bank hakiki" ini telah menjaminnya. Subhanallah..
Mari kita menabung di Bank Hakiki, melalui teller-tellernya ( kasir ), yang berbentuk manusia..yang masih membutuhkan uluran tangan para manusia yang diberikan kelebihan "harta" oleh ALLAH.
wallahua’lam
K