Religi, IT Geek :::March 29, 2008 4:15 pm

Melanjutkan Cerita Seorang Programmer Arab (4)

Malam itu, tubuhnya tergopoh-gopoh, matanya memerah sejadi-jadinya..ya tepat ba’da maghrib, ia pulang.

Entah jin apa yang merasuk ke dalam diri Al-Khawa, hari itu tak seperti biasanya, ia terkulai lesu tapi tak bergerak. Tepat di depan layar monitor berukuran 15 Inch, rentetan baris error yang harus ia debug, tapi yang sangat tak lazim di hari itu, seolah tubuhnya berkata, "Sudahlah, besok saja, matamu sudah memerah karena sinar monitor yang mengalir statis, tubuhmu sudah kaku dan tangan sudah kau hentakkan di dagu, membaca "ayat-ayat error" berwarna font orange, sorbanmu yang putih indah itupun sudah tak karuan dan yang parah lagi, jam sudah menunjukkan 18.30".

eeee…Al-Khawa berkali-kali melihat arloji di tangan kirinya, yang bergerak detik dan menit yang saling bersahutan, DAN…ia berujar seadanya…huuuuhhh sudah cukup untuk hari ini, cukuup.

Dengan PR error yang masih tertempel di benaknya, ia menuruni gedung dengan menyandarkan badan di pojok Lift. Air wudhu mengalir di tubuhnya, sesampai di masjid tuk melakukan shalat maghrib, tapi kesegaran itu bersifat temporary..Tubuhnya sudah terlanjur lemas dan matanya tak kunjung memutih.

Tersengal-sengal ia berjalan menuju MCB ( Madinah Central Busway ), halte exchange yang akan membawanya pulang ke rumah. Dan di dalam busway itu, ia terduduk lesu dan mulai mengambil sapu tangannya dan ia tempelkan ke 2 bola mata, dan tiduuurrr sejenak. Tetapi napasnya masih agak tersengal, seolah tubuh ditekan sejadi-jadinya. Itu hari yang Al-Khawa sebut, HARI PENASARAN dalam hidupnya. Bagaimana tidak, "ayat-ayat error" pada program komputer yang sedang ia buat, bermunculan ketika ia mengubah beberapa kode. Dan browser internetnya yang tak lepas dari URL : www.google.ae, itu tak kunjung membantunya menemukan error.

Dan akhirnya ia terjaga dari istirahatnya di dalam bus, dan upsss..astaghfirullah..ya rabb..astaghfirullah ya..rabbi..( dengan logat khas arabnya yang kental ) dan tas slempang laptop yang ia bawa kemana-mana di lengan kanannya. Ia terlewat satu halte dari halte yang menjadi tujuannya..saking lelapnya tidur Al-Khawa di dalam bus.

Sesampai di rumah, cuci muka , sikat gigi, makan dan shalat isya..ia bersiap tuk tidur, tak ada nyawa-nyawa cadangan yang dapat memulihkan tenaganya, apalagi online YM atau sekedar memeriksa emailnya, Al-Khawa sudah terlanjur lelah.

hingga lantunan gumam yang sedikit berbisik itu terbesit dalam benak "Al-Khawa sang programmer Arab", ketika membaca Bismikallahumma ahya wabismika amuut…

" Ya rabbi, mungkin lelahku ini, tak seberapa jika dibandingkan dengan RasulMu yang tetap tegar dalam kelelahannya ketika ditekan sejadi-jadinya sebelum fathu makkah oleh orang quraisy..sampaikan salamku pada rasulMu, ya Rabbi"

Alhamdulillah tuk hari ini…

Ia tersenyum simpul tuk menutup hari, dan matanya perlahan tertutup tuk 7 Jam berikutnya.

K

My Opinion Only 1:59 pm

incoming call on 8 am., I can’t close my eyes anymore.Because it warn me to start my day, and my body call me…hey this is not your previous saturday…

Yeahh..this morning I have about four simple plan, that must be done. Giving some s/w to the friend, exchanging data with another one, seeking the book and the last but not least go to the mosque. Actually the point this day, I could bet my "acumulative tired" on this week, and when I wanna start this day, I said to myself when still on springbed and this eyes wanna use the additional time to stay close..hei bro, let’s count it down…5..4..3..2..1 AND I opened my eyes, and good morning…I bet you my eyes, let’s start this day.. 

On my friend’s dormitory, I got some "trigger", because he saw me the picture, when he still on japan, for 2 weeks of previous month. It really gave me some great trigger, to prepare something, what should I do Next??, because I desired to go abroad one day…

After that, go to the bookstore, and on the way, I opened the "sang pemimpi" book, that 2 from tetra Novel by Andrea Hirata…And you knew what???, I went to the page, when Ikal and Arai continued their study on French, University of Sorbone…ugghhh..come on..It will be Nice, when I could go to another country one day.. 

I arrived to the one of favourite book store on Jakarta, and "Maryamah Karpov"( Tetra from Tetralogi ) still not available yet..so I decided to down stair, and bought 2 book, Sirah Nabawiyah & 147 Ilmuwan Terkemuka Dalam Sejarah Islam. hihihi..still on waiting list, coz the edensor (3 from tetra ) have been wrapped.

alhamdulillah..this sat is not prev sat..but insyaALLAH sunday is still sunday before…manga..cartoon..anime..and recharge my power to say "alhamdulillahillazi ahyana ba’dama amatana wailaihinnusuur.." on Super Monday.

Wallahua’lam

K

ReligiMarch 27, 2008 11:20 pm

Entah sudah berapa tahun lamanya bank-bank konvensional itu menjadi salah satu wadah manusia menyimpan uangnya. Dan dewasa ini, telah pula muncul perbankan syariah, yang approaching-nya kepada non-bunga. Tapi taukah kita, bahwa, sejak dinul islam muncul sebagai rahmatan lil alamin, pada saat itu pula "Bank Hakiki" itu ada. Bank ini, memiliki "fixed-regulation" yang tidak mungkin manusia bisa merubahnya..dan bahkan DPR, yang seolah mewakili rakyat itu, tidak mungkin menolak calon gubernur "bank hakiki" ini, karena seorang presiden di dunia ini tidak ada yang bisa mengajukan calonnya…seperti kabar terbaru dimana calon gubernur BI yang ditolak parlemen senayan itu, dan calon gubernur bank central jepang, yang ditolak pula oleh parlemen yang mayoritas oposisi.

jadi apa itu Bank Hakiki ???..

Bank ini memiliki regulasi indah dan pokok, yang berisi :

1. Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLAH seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap tangkai ada seratus biji. ALLAH melipatgandakan bagi siapa yang Ia kehendaki , dan ALLAH maha luas , maha mengetahui. ( Al-Baqarah : 261 ).

2. Orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLAH, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti ( perasaan penerima ), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. ( 2 : 262 )

3. Perkataan yang baik dan pemberian maaf ( red. perkataan yang baik, menolak dengan cara yang baik , dan pemberiaan maaf ialah memaafkan tingkah laku yang kurang sopan dari peminta ) lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. ALLAH maha kaya, maha penyantun. ( 2 : 263 ).

4. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekah dengan menyebut2nya dan menyakiti ( perasaan penerima ), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya’ ( pamer ) kepada manusia dan tidak beriman kepada ALLAH dan hari akhir. Perumpamaan ( orang itu ) seperti batu yang licin yang diatasnya ada debu , kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh suatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan . Dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir. ( 2 : 264 ).

Itulah 4 pokok utama keindahan bank hakiki ini, dan nilai dari apa yang telah kita tabung tidak akan pernah kita bisa lihat melalui atm bahkan e-banking fitur sekalipun. Ia dapat dilipatgandakan dengan tanpa batas sesuai dengan regulasi pada poin pertama, tetapi yang lebih penting lagi adalah, tidak ada gunanya uang itu kita tabung pada bank hakiki tanpa keikhlasan, karena ia telah diatur secara indah pada regulasi poin 4.

dan yang terpenting adalah, bagi para nasabah-nasabah bank hakiki ini adalah …"Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."

ya..mereka tidak akan pernah diliputi ketakutan dan sedih hati, karena sang pemilik "bank hakiki" ini telah menjaminnya. Subhanallah..

Mari kita menabung di Bank Hakiki, melalui teller-tellernya ( kasir ), yang berbentuk manusia..yang masih membutuhkan uluran tangan para manusia yang diberikan kelebihan "harta" oleh ALLAH.

wallahua’lam

K

IT Geek :::March 25, 2008 11:52 pm

Hei, yang bener aja dong, RAM cuma 512, prosesor 1,7 GHz..tapi lo hantam gw dengan eclipse.

Tak cukup sampai disitu, kau habiskan tenagaku sehabis2nya, dengan online di internet dan YM berstatus online.

Belum lagi deploy aplikasi selesai melalui eclipse itu, tapi kau sudah asik sign in ke account gmail-mu.

Untung saja, tak kau hantam aku dengan NetBeans 6 versi beta dan Macromedia Dreamweaver 8.

atau sekalian aja, kau klik ikon sqldeveloper dari layar desktopmu..

Apa kau memang benar2 ingin membuangku?, notebook 512 MB ini, apa kau kira aku Xeon dengan RAM 2 GB.

Jawab…jawab!!!!

Pemilik laptop menjawab , udah untung kuambil kau ketika pameran di JCC beberapa tahun lalu, jika tidak

mungkin kau masih diobral disana dengan harga terjun bebas..

senyappp..

Dasar manusia, sering mengungkit2 kebaikannya dulu..

gedubrak…&%$&^%&^%&^ ( pemilik laptop terjatuh, komentar yang sangat menusuk ).

1-0, perdebatan dimenangi oleh sang laptop/notebook.

K

Religi, My Opinion Only 2:20 pm

Pohon cemara itu tak muda lagi, sama halnya dengan manusia yang telah dimakan usia..entah berapa tahun ia berdiri tegak, sebelum 26 Desember memanggil teman2nya, yang tak kuat menahan kerasnya gulungan ombak pekat..

Figure 1. Lhoknga After 26th.

10 Tahun pertama manusia hidup di dunia, ia mencari jati diri, dan pada fase ini, jarang sekali sang remaja menyapa-nya.

10 Tahun kedua, ia menyapa hanya sekali saja, ketika Hasil ujian saringan masuk perguruan tinggi tak menulis namanya, di koran manapun, tapi di sekolah akuntansi negara antah berantah. Dan sang remaja tanggung itu berpikir keras, oh ternyata ku sudah 18 tahun, saatnya ku kuliah..tak terasa..

10 Tahun ketiga, setelah hidup semakin menunjukkan variasinya dan keindahanan kultur seni aktivitas, dalam iringan tasbih itu, ia semakin sering menyapa, karena 4 tahun perkuliahan, seperti terasa beberapa minggu atau hitungan bulan saja..dan kini sang remaja tanggung sudah melakukan aktivitas sebaliknya, yaitu menyapa dia, bukan sebaliknya. Mimpi-mimpinya ia rajut, untuk ia siapkan di tahun-tahun yang menentukan.

10 Tahun keempat, sudah beranjak dewasa dan SUDAH SELAYAKNYA MANUSIA MENYAPA dia setiap hari..jangan pernah kau bilang, andai saja dulu, waktu aku masih muda, andai saja kupatuh pada orang tua dan andai ku bisa lebih menghemat pengeluaran..

10 Tahun kelima, dia  sudah mulai sering mengetuk pintu fisik manusia, rambut mulai memutih tak karuan, kondisi tubuh tak se-prima dulu, batuk-batuk tak berisi sudah menyelingi aktivitas..

13 Tahun keenam, dia kan menjemput secara tiba-tiba, sesuai dengan lauh mahfudz menorehkan tinta di buku pribadi setiap insan yang bernyawa.

Dia adalah umur / usia, dimana manusia sering lupa akan "kesempatan" hidup yang semakin berkurang..

Seorang dosen berujar pada seorang mahasiswanya, perasaan baru semester kemarin saya mengajar kamu, sekarang sudah lulus..

Wallahua’lam

K

 

 

Religi, My Opinion OnlyMarch 21, 2008 3:13 pm

Melanjutkan Cerita Seorang Programmer Arab (1),(2),(3)

Layaknya Indonesia yang sedang menjalani liburan panjang selama 4 hari, di Arab liburan dimulai dari hari Rabu, 12 Rabiul Awal di Arab sana, jika di konversi menjadi masehi akan jatuh pada hari Rabu.
Jika liburan seperti ini, Al-khawa sang programmer Arab tidak berdiam diri di rumahnya yang bersebelahan dengan Baitullah ini. Pada masa liburan ini, ia mengunjungi salah satu pamannya ( Adik bungsu dari Ayah Al-Khawa ) di negeri antah-berantah bernama Al-Khindonesia ( Khi, dibaca seperti bacaan Khaa  di bacaan "Khawarizmi" ). Paman Al-Khawa ini sudah sejak lama merantau ke negeri antah berantah ini bersama keluarganya. Pada masa mudanya, paman Al-Khawa merupakan Mubaligh ( pendakwah ) yang sangat kondang di Al-Khindonesia. Tetapi seiring berjalannya waktu dan umurnya yang semakin uzur, ia menitipkan amanah dakwahnya kepada anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa. Mereka adalah Thufail dan Dzikra.

Setibanya Al-Khawa di rumah pamannya, ia sudah terlebih dahulu dijemput oleh Thufail di terminal Bus di kota itu. Dan "Assalamualaikum…", Al-Khawa memasuki rumah pamannya, dengan "Kaki kanan terlebih dahulu". Walaupun sederhana, tapi umat sering lupa dengan hal-hal kecil tapi dianjurkan oleh "din" mereka, dinul islam. Paman Al-Khawa, dengan senyum simpul yang khas menyambut Al-Khawa, dan Ia memberikan aba-aba kepada Al-Khawa untuk mendekat kepadanya dan ia langsung memeluk erat keponakan yang ia cintai seperti anaknya sendiri. Paman Al-Khawa ini sudah sejak lama duduk di kursi roda, dengan sorban putih bersih seperti direndam ‘Bayclin’ setiap hari, dan janggut lebat berwarna putih kehitam2an itu, ia terlihat seperti almarhum ulama besar Syekh Ahmad Yasin, ulama masyhur Palestina.

Setibanya di rumah pamannya, kamar khusus tamu telah disiapkan untuk Al-Khawa plus meja komputer, karena seperti biasa, Laptop Dell tahun 2000 selalu ditenteng Al-Khawa, walaupun laptop ini sudah selayaknya diganti dengan MacBook Air-nya Steve Jobs. Begitu ia selesai menaruh seluruh baju gamis, sorban dan parfum di lemari, ia bercengkerama dengan pamannya di ruang TV. Tapi TV itu hanya bisa dihidupkan pada jam tertentu saja. Karena paman Al-Khawa sejak 4 tahun ini, telah mengidap sindrom "Entertainer Phobia", yang merupakan sindrom aneh, Anti Entertainment, dan imbasnya TV ia anggap sebagai biang rusaknya manusia beberapa tahun ini. Maklum saja Al-Khindonesia merupakan negara mayoritas islam yang corak peradabannya "dibodohi" oleh corak barat, dan parahnya itu sudah mendarah daging di tiap acara entertain di seluruh Stasiun TV di sana. Oleh karena itu, pamannya sangat geram, yang direfleksikan dengan gerakan mengangkat tangan kanannya dan dikepal keras, dan ia menyebutkan dengan nada serak.."No TV, but We Have Fiqh Sunnah written by Sayyid Sabiq, Hadith and The greatest one, our Quran"…Al-Khawa sontak merinding, sungguh hebat pamanku ini, ia bergumam di dalam hati.

30 menit berlalu, mereka bercakap-cakap dan 10 menit lagi, waktu dhuhur tiba, pamannya, sang eks mubaligh handal itu membisikkan suatu pesan di telinga kiri sang keponakan,
" Al-Khawa , antum harus tau..dulu ketika pamanmu ini masih muda, para wanita-wanitanya semakin percaya diri ketika Izzah, perilaku, iman dan akhlaknya serta hijabnya sangat mereka jaga, sehingga ketika para ikhwan yang tak sengaja melirik para wanita-wanita semacam ini, mereka lanngsung menundukkan kepalanya dan memasukkan tangannya agar tak terlihat sedikit pun..itulah cerminan "kepercayaan diri" mereka.
Tapi keponakanku yang baik..kau lihat sekarang apa yang terjadi, Wanita-wanita itu semakin percaya diri ketika ia sudah memperlihatkan auratnya dengan tak malu "sedikitpun".., Al-Khawa kembalikan masa muda pamanmu, di negerimu.., lalu kau kembali kesini tuk mengembalikan dunia ke izzah(kemuliaan)-nya lagi"
…InsyaALLAH ya paman..( Al-Khawa dengan terbata-bata menjawab lirih, seakan ia tak sanggup, tapi mata yang berkaca-kaca itu, seakan mengharapkan itu kembali.. )

Allahuakbar..allahuakbar..Dzikra sedang mengumandangkan azan, mereka lalu bergegas berwudhu tuk menjemput panggilan sang khalik…

Note : Kisah ini hanya fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh dari cerita diatas.

Wallahua’lam

K

My Opinion Only 1:34 am

Kedinamisan itu memiliki nilai tambah dalam kehidupan dan aktivitas kita, terkadang kita membutuhkan suasana baru dan mengambil hikmah dibaliknya.

Liburan 4 hari ini, pergi dari lingkungan lama dan menuju lingkungan baru, untuk sekedar refreshing dan istirahat panjaang…Tapi gak jauh-jauh pasti ada yang selalu menemani, yah postingan ini salah satunya dan penerjemah biner yang selalu tersimpan dalam tas, jika perjalanan jauh. Sambil berjalan-jalan, cuci motor titipan dan sambil menunggu, membaca buku kedua(dari tetra) dari laskar pelangi di saung bambu plus menikmati kelapa ijo yang menyegarkan…this is uncommon thing that I’ve done yesterday..Tapi karena stamina masih drop, imbasnya kepada Overslept yang berlebihan..Ini harus diperbaiki, agar "Environment Exchange" proses berjalan dengan baik. Hidup akan terus berjalan, Keep Moving K…sarapan dulu ah…

When the people sleep too much, their body feel uncomfort, because the body want him move, think and enjoy..they don’t wanna be static & lazy body…

K

Classical MomentMarch 16, 2008 10:17 am

Life Cycle is not only for "developing software", Software Engineer Lesson, sort on..but also on our life…

Sebuah undangan dibalut rapih dengan amplop ber-banner kan LDK kampusku dulu..Beberapa hari amplop itu kutaruh di meja, ia berisi suatu undangan untuk mengahadiri "outing program" rutin. Sebenarnya ku sangat ingin menghadiri, tapi apa daya..

Sembari melihat lagi dan lagi, amplop itu masih tergeletak di atas meja, dan akhirnya lagi-lagi kuteringat "masa lampau".. k on the past..

Ku masih teringat dulu, beberapa event yang diadakan, kuterlibat untuk membuat surat undangan kepada alumni-alumni agar menyediakan waktunya untuk hadir di event-event tertentu yang diadakan oleh LDK. Sebagian dari mereka menghadirinya dengan antusias , tetapi ada pula yang berhalangan tuk hadir..itu dulu, ketika ku masih aktif..

dan sekali lagi, memang life cycle akan terus berputar, jika kita jarang tuk me-recall hal-hal indah yang telah didaurkan, maka memoria itu kan sirna seiring waktu.Dan daur itu sekarang telah sampai dimana, aku, seorang "eks" LDK yang mendapatkan undangan, bukan lagi membuat undangan, menyiapkan list alumni, mencari kops surat di lemari bawah sekretariat dan karena terkadang time management ku yang tak teratur, terkadang undangan2 itu ku cetak ketika deadline hampir tiba..

yah..daur itu telah berputar dengan cepat, tak ada lagi membuat undangan, tapi sekarang menjadi mendapat undangan.   

k didn’t wanna back, just recall something that unforgottable..

Wallahua’lam

K

Religi, IT Geek :::March 15, 2008 1:03 am

Melanjutkan cerita seorang programmer arab (1)  (2).

Jum’at yang lalu, al-khawa sang programmer arab seperti biasa berangkat kerja ketika matahari pagi masih bersinar sepenggalah. Ia sedikit mem-burned up semangatnya, karena hari ini, al-khawa akan mampir ( lagi ) ke penjaja makanan di samping jembatan penyebrangan. Dulu semasa al-khawa masih sering ke kantor pusatnya, ia sering membeli sarapan disana.

Pagi hari Al-khawa mengikuti appointment kantornya, untuk pergi menuju salah satu creator database product ternama di dunia, katakanlah itu Oracle Arab, yang familiar dengan produk database, web container dan pastinya CEO-nya yang ‘hebat’, Larry Elison. Pertemuan itu berlangsung sekitar 1 jam di "branch office" oracle di Arab.

Selepas pulang dari pertemuan, ia segera menuju "second office", ba’da shalat jum’at. Hari ini, al-khawa seperti biasa, mengambil saf depan di Masjidil Haram dan bersebelahan dengan bilal, dimana bilal ini bertugas untuk "mempertegas" suara imam. Jum’at itu dengan imam As-syudais. Ini adalah salah satu kebiasaan hebat al-khawa, dan tentunya kita sebagai umat harus mencontohnya, yaitu mengambil saf terdepan.

Ketika telah duduk di "depan" komputernya, ia sedikit tertunduk lesu, ada akumulasi kelelahan dan "tidak" mood, yang hinggap di diri al-khawa sang programmer arab. Ia berpikir, ternyata membuat suatu program or coding pun harus dengan mood yang pas…Nah ketika ketidak-mood itulah ia mendapat sebuah pelajaran baru. Ia tepat berada di depan layar komputernya, ia menundukkan kepalanya di meja ( dahinya ia lengketkan di meja ), tangan kanan memegang mouse dan ia mulai menutup mata ( tidur sejenak… ). Pastinya di ruangan itu ia tidak akan bisa tidur, tetapi ini lebih kepada kebiasaan al-khawa untuk me-recovery tenaga dan terutama matanya yang agak lelah.

Ia menutup mata, dan menggerak-gerakkan mouse dengan tangan kanannya, ini agak aneh..tetapi ia mulai berpikir, bagaimana ku bisa membuat program, coding dan lain-lain, jika mulai hari ini, sang khalik mencabut hakku untuk melihat, bagaimana aku nanti..?? dan mengapa manusia jarang sekali bersyukur ketika ALLAH masih memberikan haknya untuk MELIHAT ??

ia masih menggerakkan mouse di tangan kanannya secara perlahan, tetapi batinnya terus berinteraksi, bahwa jika mata ini dicabut oleh-NYA, apa yang harus kulakukan ( al-khawa bergumam di dalam hatinya beberapa menit )..

dan hasil dari interaksi batin itu, ia ucapkan alhamdulillah ..atas segala nikmat yang masih diberikan hingga ia masih dapat melihat. Ia mulai membuka matanya, sepertinya "recovery" power sudah selesai dan ia kembali mulai bekerja sebelum azan "wustha’" memanggil..

Pelajaran batin ketiga al-khawa…

 

Note : Kisah ini hanya fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh dari cerita diatas.

Wallahua’lam

My Opinion OnlyMarch 12, 2008 2:20 pm

Jika sedang berada di suatu tempat yang agak asing, rajin-rajinlah mendengar ( dan jangan tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas ).

Sopir kopaja dan kondekturnya : Sehari-hari mereka akan membahas tentang si "ucok" yang ngetem di lampu merah dan si "buyung" yang berjarak 2 mobil di depannya..libas-libas cok..kata sang kondektur. Si buyung junior dengan sigap melibas mobil di depannya. "libas itu bahasa gaulnya dari menyalip".

2 orang yang "punya kebiasaan ngobrol", akan menyapa satu sama lain, di dalam busway, padahal mereka baru kenal beberapa menit DAN percakapan itu bisa langgeng hingga menuju halte tujuan..turun dimana mas?..mas dimana?..wah macet banget?..dasar tuh motor pada masuk ke jalur busway lagi…?..iya pada gak taat aturan…dst..sampe ujung-ujung nya FOKE yang lagi di gubernuran di singgung..katanya ahli..mana..mana?

calo dan supir angkot akan bercakap tentang, "wah sewa hari ini sepi…gak bisa nutup nih…(maksudnya nutup setoran di hari itu)…si calo menjawab..iya nih malah hujan lagi…kacau-kacau"

di blok M terjadi perdebatan sengit, atau lebih tepatnya tawar-menawar harga, "udah bang 30 ribu yakk, beli dua nih sepatunyee, ya bang.." si abang menjawab "kagak bisa neng, modalnya aje 35 ribu…40 dah…"..dan si eneng pura-pura pergi, sampe si abang manggil lagi..ya udah neng..boleh..boleh….bungkuuusss…( hehe..ujar si eneng dalam hati ).emoticon

geng anak kampus sedang nunggu maen futsal, karena dapat jatah lapangan jam 4..hati-hati karena mereka akan mencari satu subjek (orang), dan beramai-ramai si subjek akan di becandain sehebat2nya, ntah nilai kuliahnya jeleklah, traktir futsal pasca luluslah, dst..dan teng tong udah jam 4 ..maen bolaaaa…sipppp

Just append something , that little bit wasting…

K