alkisah hiduplah seorang pemuda timur tengah yang memiliki profesi sebagai seorang programmer, namanya al-khawarizmi atau sering dipanggil khawa.Hidupnya sangat bersahaja, layaknya kehidupan masyarakat umumnya, sorban dan gamis selalu tak pernah lepas darinya.
Pukul 4.00 ketika azan berkumandang, khawa sudah terjaga dan bersiap2 pergi ke masjid untuk melakukan shalat berjama’ah. Selepas shalat dan berzikir sejenak di dalam masjid, ia berujar di dalam hati, ya ALLAH aku mulai hari ini dengan bismillah.
Sampai di rumah ia tidak tidur lagi, kadang baca qur’an ataupun mendengar kajian islam. Ups, sudah jm.6 ia mulai, bersiap-siap untuk berangkat ke kantor. Sang programmer arab ini pun berangkat tepat pukul 7 pagi.
"bismillahitawakkaltu ‘alallahi lahaulawalakuwwataillabillah.."
Sesampainya di kantor, si khawa terkadang tak langsung "coding", tetapi ia terkadang baca-baca berita dahulu di internet. Ketika sudah sekitar pukul 9, ia mulai melakukan aksinya….editor di start up, database ia up-kan dan browser ia tutup sejenak. Mulailah ia mengerjakan suatu modul yang memang menjadi amanahnya itu…tak..tik..tuk…natt.nit..nut ( detik dan menit berbunyi…)..
ketika error si khawa terlihat sedikit bingung..dan ia berujar "astagfirullah..astaghfirullah.." ( dengan logat arabnya yang kental ).
Mulailah ia debug error dimana, ha zaa errorun ( ini errornya ), sambil menunjuk ke salah satu baris program yang ter"highlight" ketika debugging berlangsung…ia tersenyum simpul..hehe..allahuakbar ( ia berujar seperti biasa )
Mulailah ia membenarkan baris kode yang error itu..
setelah proses debugging dan undeploy berlangsung, ia coba melihat hasil re-deploy programnya lagi…ucapan bismillah bersamaan dengan jarinya mengklik tombol submit pada interface program yang ia baru saja buat..sambil menarik-narik jenggotnya yang tumbuh subur, ia menunggu hasil action dari button submit yang baru saja ia buat..
dan muncul pesan di layar aplikasi, "the data successfully inserted", lagi-lagi ia terseyum sejenak, alhamdulillah..alhamudulillah….jazakallah…la’..laa’..errorun ( kira2 artinya, gak..gak ada error lagi ).
Dan kisahnya pun terus berjalan seiring waktu..
begitulah si khawa sang programmer arab, ketika error atau tidak, ia senantiasa mengingat sang khalik dengan dzikir-dzikirnya…
sungguh indah jika kita bisa begitu…:D
Note : Kisah ini hanya fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh dari cerita diatas.
K