My Opinion OnlyJanuary 13, 2008 10:44 am
Berbicara masalah imbas/dampak, pastilah memiliki sebab. Fenomena masyarakat yang muncul berdampak dari sinetron, gaya hidup dan miskinnya berpikiran baik adalah salah satunya "Anak kecil tak lagi bertingkah seperti usianya". Dulu, kita ketika masih kecil, dengan kepolosan, tingkah polah seadanya, terkadang menangis jika diganggu teman lainnya serta lekat dengan permainan khas daerah masing-masing. Jika sore tiba, ibu-ibu berdatangan ke lapangan untuk memanggil anak-anaknya…" nak, udah sore…mandi yukk.. ". Hari pun senyap untuk menunggu maghrib tiba.
Tapi fenomena yang buruk, dari sinetron-sinetron ala "materialis" dan gaya hidup yang sebenarnya juga imbas dari media telah mengubur rapat "kisah si anak kecil dengan kepolosannya". Coba perhatikan di lingkungan anda, lingkungan kampus anda, lingkungan kerja anda! Anak-anak dihiasi dengan candaan yang "sedikit" kasar. Ucapan "bego luu..loe tuhhh…", telah menghiasi percakapan mereka sehari-hari, kemana ajaran seorang ibu untuk memfiltrasi ucapan seorang anak. Sebenarnya idiom-idiom "sedikit" kasar ini telah meluas dari sinetron-sinetron, yang diperparah dengan anak-anak SMP yang sebenarnya masih di garis awal keremajaan, telah dicekoki dengan kisah percintaan, bersentuhan dengan bukan muhrimnya, dsb. Sekali lagi inilah fenomena yang timbul..
Kisah si anak yang jika menangis, berteriak "ma….mama.." sudah jarang terlihat. Jika ia diejek, balas mengejek..sehingga saling cemooh dan kata-kata kasar pun bermunculan. Ughh..haruskah mereka bersahabat dengan cara seperti itu. Masa kecil yang seharusnya membentuk "Fixed Pattern" bagi modal kehidupannya di masa-masa suram dan sulit tanpa orangtua di dekatnya, malah membentuk karakteristik yang jauh dari kesantunan dalam berbicara dan berkomunikasi.
Mudah-mudahan fase ini akan sirna, dan generasi bermartabat dan berakhlak bisa muncul kembali. Semoga..dimulai dari keluarga dan karib terdekat kita. Marilah berubah…
Ya..baru saja, di depan pintu rumahku, seorang ibu memanggil anaknya tuk pulang, "nak ayo pulang, mandi, udah maghrib!!". Mudah-mudahan saja semua ibu bisa lebih tanggap terhadap perubahan zaman yang semakin cepat saja.
anak kecil masihkah menjadi kecil..
17.42 WIB.
Wallahua’lam