Religi, My Opinion OnlyJanuary 29, 2008 11:20 am

STT-PLN berduka, terutama anak-anak TI’05, tepat tengah malam tadi seorang mahasiswa yang dikenal dengan sosok baik budi dan mudah bersahabat, lebih awal dipanggil oleh sang khalik daripada teman-temannya yang lain.

yayan namanya…kami berada di lingkungan dan UKM yang sama ketika aku masih beraktivitas di kampus. Sosok pekerja keras dan berorganisasi itu telah lebih dulu dipanggil..

Mudah-mudahan segala amal baiknya diterima oleh ALLAH SWT dan segala kesalahannya diampuni.

Amin.

K

Religi, My Opinion OnlyJanuary 28, 2008 11:00 am

[ Draft Queued : 270108 ]

A Hero is not a loser

As a hero, when he passed away, most people will pray to him. Many conspiracy, debate, variety of opinion.. and today all of them have dissappeared. And Once again, it caused "A hero is not a loser".

Every people could say everything about their vision and argument, but the historical record couldn’t erase the fact automatically. Ya..the fact is only fact and his achievement is amazing. Eventhough as a people, he do wrong action sometime, but why we as a people that always declare as a social human, why dont we apology his mistake?

could you guarantee the sijjin( Catatan amal buruk )  is more than illiyyun( Catatan amal baik ) ?, no body could predict it.

A Hero is not a loser..
Innalillahi Wainnailaihi Raji’un.

Good Bye our 2nd President..hope ALLAH forgive all of your sin.

K
Wallahua’lam.

Religi, My Opinion Only 10:59 am

Draft Queued [ 270108 ]
Rafah roboh, orator ulung

beberapa hari yang lalu, berita gembira bagi para rakyat palestina terutama di jalur gaza. "Rafah Border" / tembok rafah yang membatasi palestina dengan mesir roboh. Para rakyat yang terkungkung di negaranya sendiri dengan embargo tingkat tinggi, bisa membeli bahan pangan di Mesir dan ada pula yang mulai berdagang bunga mawar yang dipetik dari kebun-kebun mereka ke Mesir.

Mudah2an ini adalah bantuan yang terus bertahan dari sang khalik, sebagai wujud do’a para umat islam di seluruh dunia, yang mengharapkan kedamaian itu datang lagi ke tanah kelahiran para nabi terpilih..palestina.

Kami bersamamu, mudah2an kami terus mengirim do’a kepadamu wahai teman…

Di belahan dunia lainnya, para umat islam melakukan aksi solidaritas palestina, dari Turki, Iran, Qatar yang langsung dipimpin imam besar Yusuf Qardhawi hingga Indonesia dengan kombinasi ormas-ormas yang peduli kepada saudaranya. Para orator-orator ulung membakar semangat ukhuwah di seluruh belahan dunia, untuk mengirim do’a, bantuan dana & moril bagi mereka.

K
Wallahua’lam.

My Opinion Only 10:56 am

Draft Queued : 200108

Percaya gak percaya

Hari ini Minggu pagi menuju Cibubur. Naik bis Maya Raya dari Jakarta Barat, seperti hari minggu pekan dan pekan sebelumnya, perjalanan menuju Cibubur

hanya memakan waktu +/- 50 menit. Karena ada tanda-tanda klos bis rusak, saya turun di depan Bumi Perkemahan Cibubur. Dari BuPer tinggal naik angkot sekali lagi.

Nah ketika turun bis, dari belakang terlihat mobil sedan hitam ( sepertinya Toyota ), cukup lux. Dan terlihat di kaca depan…mmmm sepertinya kenal.

Surprisingly, ternyata di dalam mobil, ada ketua Juru bicara Tim Dokter mantan Presiden di RSPP yang beberapa pekan ini rutin muncul di TV untuk

memberikan kabar kepada publik akan kondisi pak Harto [ ya..pak Mardjo Subiandono ].

Nah saya mencoba memastikan, apa benar di dalam mobil itu beliau..dan loh…dia membuka kaca depan mobil dan bertanya jalan untuk memutar balik

menuju jembatan arah Cibubur Junction kepada saya. Dan benar, itu pak juru bicara.

Biasanya liat di TV, eh tadi ketemu.

Just Share..

K

ReligiJanuary 16, 2008 4:13 pm

Lembut kukenang kasihmu ibu didalam hatiku kini
menanggung rindu

Kutabur kasih seumur masa bergetar syahdu oh didalam nadiku

Sembilan bulan ku didalam rahimmu bersusah payah oh ibu jaga diriku
Sakit dan lelah tak kau hiraukan demi diriku oh ibu buah hatimu

Tiada kumampu membalas jasamu
Hanyalah doa oh di setiap waktu

Oh Ibu tak henti kuharapkan doamu
Mengalir di setiap nafasku

Allahumafirli Walli Walli dayya Warhamhuma kama Rabbayana Syaghira

Syair Indah Dari lirik musik Kasih Ibu : Rafly "Muara Teduh"

Salamku untukmu, kau yang terus memberikan nasihat "sederhana" dalam kata,
tapi bermakna dalam jiwa.

Rabu malam, 23.12, sedang tidak sehat.

My Opinion OnlyJanuary 13, 2008 10:44 am

Berbicara masalah imbas/dampak, pastilah memiliki sebab. Fenomena masyarakat yang muncul berdampak dari sinetron, gaya hidup dan miskinnya berpikiran baik adalah salah satunya "Anak kecil tak lagi bertingkah seperti usianya". Dulu, kita ketika masih kecil, dengan kepolosan, tingkah polah seadanya, terkadang menangis jika diganggu teman lainnya serta lekat dengan permainan khas daerah masing-masing. Jika sore tiba, ibu-ibu berdatangan ke lapangan untuk memanggil anak-anaknya…" nak, udah sore…mandi yukk.. ". Hari pun senyap untuk menunggu maghrib tiba.

Tapi fenomena yang buruk, dari sinetron-sinetron ala "materialis" dan gaya hidup yang sebenarnya juga imbas dari media telah mengubur rapat "kisah si anak kecil dengan kepolosannya". Coba perhatikan di lingkungan anda, lingkungan kampus anda, lingkungan kerja anda! Anak-anak dihiasi dengan candaan yang "sedikit" kasar. Ucapan "bego luu..loe tuhhh…", telah menghiasi percakapan mereka sehari-hari, kemana ajaran seorang ibu untuk memfiltrasi ucapan seorang anak. Sebenarnya idiom-idiom "sedikit" kasar ini telah meluas dari sinetron-sinetron, yang diperparah dengan anak-anak SMP yang sebenarnya masih di garis awal keremajaan, telah dicekoki dengan kisah percintaan, bersentuhan dengan bukan muhrimnya, dsb. Sekali lagi inilah fenomena yang timbul..

Kisah si anak yang jika menangis, berteriak "ma….mama.." sudah jarang terlihat. Jika ia diejek, balas mengejek..sehingga saling cemooh dan kata-kata kasar pun bermunculan. Ughh..haruskah mereka bersahabat dengan cara seperti itu. Masa kecil yang seharusnya membentuk "Fixed Pattern" bagi modal kehidupannya di masa-masa suram dan sulit tanpa orangtua di dekatnya, malah membentuk karakteristik yang jauh dari kesantunan dalam berbicara dan berkomunikasi.

Mudah-mudahan fase ini akan sirna, dan generasi bermartabat dan berakhlak bisa muncul kembali. Semoga..dimulai dari keluarga dan karib terdekat kita. Marilah berubah…

Ya..baru saja, di depan pintu rumahku, seorang ibu memanggil anaknya tuk pulang, "nak ayo pulang, mandi, udah maghrib!!". Mudah-mudahan saja semua ibu bisa lebih tanggap terhadap perubahan zaman yang semakin cepat saja.

anak kecil masihkah menjadi kecil..

17.42 WIB.

Wallahua’lam

My Opinion OnlyJanuary 10, 2008 1:35 pm

[07-01-08 - From Draft Queuing]

Hari ini, kiriman dari Aceh tercinta baru saja sampai. Terselip CD Lagu bang rafly "Muara Teduh" yang sepertinya album rilis terbaru. Pada album ini, dirangkum beberapa lagu lama dan dikolaborasi dengan lagu terbaru.

Judul lagu pertama adalah "Ampuni", subhanallah indah dari lirik dan isi. Walaupun belum saya pahami semua isi liriknya, nada-nada melayu dan kombinasi "Style" anak nanggroe dalam menyampaikan syair-syair berbobot, sangat kental di album ini.

Thanks for ALLAH and all My Family in Aceh.
22.35

Ups harus dicharge baterenya…stop dulu.

K

ReligiJanuary 9, 2008 3:48 pm

2 Tahun lalu, di akhir tahun 2005, seorang remaja bersama seorang teman mengunjungi Masjid Baitul Ihsan yang berlokasi di pusat kota Jakarta. Sebut saja nama remaja itu, si Ahmad. Ahmad masih ingat betul, dulu ia diajak oleh temannya untuk melakukan I’tikaf disana. I’tikaf diselenggarakan dalam rangka Muhasabah Akhir tahun Hijriah. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa Da’i yang sudah sangat familiar di mata masyarakat Indonesia umumnya; Subhki Al- Bughury , Aa Gym, dll.

Acara tersebut memberikan kenangan yang sulit dilupakan oleh ahmad, dimana bermalam di Masjid dan menimba ilmu semalam di Baitul Ihsan sangat bermakna, serta dilanjutkan pula dengan malam muhasabah yang dipimpin oleh Ust.Abdul Syukur dari Az-Zikra. Lantunan lailaahaillallah menggetarkan kesunyian di malam itu…Ya baitul ihsan hidup di malam ketika manusia masih terlelap tidur.

Paginya Ahmad dan temannya tersebut bersiap pulang, tetapi ada satu pesan Ahmad yang Ia sematkan di dalam hatinya, Ya ALLAH berikanlah suatu saat kelak, hambaMu ini bisa kembali ke masjidMu yang indah ini..Itulah kira-kira ucapan dan permohonan Ahmad kepada ALLAH. Baitul Ihsan memang sangat indah, dari luar sudah terlihat kekokohan bangunan dan arsitektur yang modern serta ditambah lagi dengan desain Masjid di bagian dalamnya, sangat indah dan megah PLUS alas lantai masjid yang dilapisi sajadah setebal +/- 7cm..membuat para jama’ah bisa lebih khusyuk beribadah, begitu pula dengan Ahmad.

2 Tahun lebih sudah, sejak Ahmad dan temannya melakukan I’tikaf disana. Dan suatu hal tak disangka-sangka dan dalam bentuk yang juga tak disangka-sangka oleh Ahmad sebelumnya, kini ia bisa kembali ke Baitul Ihsan dengan rutinitas yang lebih..terkadang ia lebih sering shalat Dhuhur,Ashar dan Maghrib disana plus dengan kajian-kajian Ba’da Dhuhur yang sangat bermanfaat.

Yah..mungkin terlihat sederhana,tentang kisah si Ahmad diatas, tapi ternyata "Keinginan" yang tertanam dalam benak si Ahmad yang ia coba tuk meminta kepada sang Khalik dikabulkan. Intinya ialah bermula kepada keimanan dan kepada siapa kita harus meminta, karena IA mengetahui segala isi hati, terkadang ALLAH menunda permintaan hambanya dan terkadang Ia memberikan secara langsung kepada siapa yang dikehendakiNya.

Ternyata buku "The Secret" yang sekarang menjadi salah satu buku best seller di Indonesia memiliki penafsiran yang kurang lebih sama dengan kisah diatas. Dimana suatu permintaan yang kita PIKIRKAN dan kita IMANI akan membentuk suatu hubungan Tarik menarik yang akan men-Drive kita, kepada sesuatu yang kita ingini.

"Ya ALLAH…hari ini Tepat Tanggal 1 Muharram 1429H, sudah lebih dari 2 Tahun lalu..kini kukembali ke Baitul IhsanMu, tuk bermuhasabah walaupun diriku terkadang lalai, tetapi Ya ALLAH..berikanlah kemudahan kepadaKu untuk bisa lebih dekat denganMu baik senang maupun susah serta berMujahadah ( berperang melawan hawa nafsu ) agar tidak terperosok ke jalan yang tidak kau Senangi"…Ujar si Ahmad setelah mendengar Muhasabah yang dipimpin oleh Ust.Luqmanul Hakim MA.

Wallahua’lam

K

My Opinion OnlyJanuary 5, 2008 8:23 am

Imbas dari PCMCIA Modem-ku telah berfungsi dengan baik, adalah meningkatnya frekuensi koneksi internet di rumah. Dengan kombinasi hari libur beberapa hari lalu yang membuat hal ini juga menjadi dampak penggunaan internet.

Yah…dengan flat star one paket 350 MB/Month mudah2an saja tidak melebihi batas penggunaan. 

Frekuensi penggunaan koneksi internet meningkat drastis karena dengan PCMCIA Modem ini, network bisa lebih stabil dan "pastinya" tidak ada limitasi batere HP yang menjadi kendala pada device sebelumnya. Sehingga surfing dan browsing bisa lebih nyaman dan stabil.

????..nah apa korelasi antara "Menunggu dia(2)" dengan isi post ini ??? Intinya adalah "MENUNGGU" Tagihan/bill postpaid starone bulan ini sampai di pintu rumah/kosan, DAN membuka amplop confidential ini…

Menunggu dia(2) –> Kutunggu Bill Rate bulan ini, melebihi kah atau stabilkah ?

K

[update : Ternyata kekhawatiran > kenyataan , dengan adanya fitur baru "Ngorbit" dari starone ternyata Flat Internet yang saya gunakan sekarang, hanya dikenakan "Rp.49.000/bulan", yang dulunya "Rp.100.000/bulan", so malah jadi hemat…]

Religi, My Opinion OnlyJanuary 3, 2008 3:17 pm

Islam itu mudah, tetapi orang sering membuat ia menjadi sulit. Dengan mempertanyakan sesuatu yang HANYA perlu dilakukan, just do it!.

Fenomena pertentangan berbeda dengan "perbedaan", dari segi perbedaan yang bertujuan positif memang telah menjadi sunnatullah yang akan terjadi pada umat. Dimana umumnya, perbedaan terjadi karena pemahaman penafsiran suatu ayat ALLAH maupun hadits yang berbeda dari satu hizb(golongan) dengan hizb lainnya. Tapi indahnya perbedaan adalah, dimana golongan-golongan tersebut mensikapi perbedaan dengan baik, KARENA mereka memiliki satu tujuan hakiki yang sama, yaitu mengharap ridha Sang Khalik.

Nah, oleh karena itu, perbedaan dianggap suatu rahmat dari ALLAH, yang mana perbedaan itu tidak menimbulkan perpecahan. Tetapi sebaliknya "pertentangan"-lah yang akan membuat suatu perpecahan umat, yang sekarang ini bukan lagi gencar dilakukan secara fisik, tetapi memecah belah umat dengan pemikiran-pemikiran yang merasuki umat. Pertentangan yang dimaksud disini adalah melanggar/merubah hukum ALLAH, yang pastinya tidak berdasarkan tujuan mengharap ridha-Nya. Contoh : Apakah Rasul mengajarkan akan pemisahan tentang kehidupan bernegara dengan kehidupan beragama, atau yang sering kita kenal dengan "Sekularis"?, Apakah Rasul pernah mengajarkan untuk mengabaikan panggilan azan, karena ada hiburan yang "terhidang" di depan mata kita?, Apakah Rasul pernah mengajarkan untuk melanjutkan jual beli, ketika ibadah shalat jum’at akan segera dimulai?..TIDAK.

Tetapi fenomena akhir zaman ini adalah, umat "TIDAK" sadar bahwa ia telah menentang ajaran islam karena "pemikiran" yang telah merasukinya, sehingga urgensi shalat berjama’ah bukanlah prioritas ketika TV menayangkan program sinetronnya. Ketika Azan diabaikan secara "TIDAK" sadar dengan melanjutkan kegiatan duniawi yang memeras waktu tanpa henti. Ketika terompet berbunyi, tetapi di belahan bumi lain membutuhkan solidaritas dan bantuan dari saudara-saudara mereka yang berkecukupan. Ketika Al-Quran hanya dijadikan pegangan di malam jum’at dengan surah Yasinnya plus ketika ada kerabat yang menjemput maut, setelah itu kemana AL-Quran kita, kemana pegangan hidup kita?

Umat telah menentang dien/agamanya secara tidak sadar, tetapi di sisi lain, mereka sang penyebar pemahaman dan pengatur perang pemikiran terus menyusun agenda-agenda yang akan membuat umat terpuruk dan dibuat "jauh…sejauh-jaunhnya" dari Sang Khalik, ALLAH SWT, dengan hiburan-hiburan duniawi yang semu.

Wallahua’lam

K