Posting ini, ingin menyimpulkan acara wisuda yang hari sabtu kemarin dilaksanakan.
Tetapi tidak banyak yang ingin dijelaskan melalui tulisan, tetapi mengenang memoria melalui gambar..

Orang tuaku yang tak pernah lelah menunggu seekor kepompong keluar dari sarangnya, hingga menjadi kupu-kupu yang bisa terbang, tanpa memaksakan sang kepompong keluar lebih awal dari waktunya…


Figure 1. –Old desaturate Style–

Teman-temanku, yang berada di tiap kondisi, dimana gejolak kesenangan yang terkadang bisa berbaur dengan yang namanya “kesombongan”..dan kesedihan pun bisa berbaur dengan keangkuhan..friendship memoria represented by “image” ( walaupun gak semua ditampilkan, tergantung kondisi “gaya” pemeran utamanya…gedubrak )

Dan semuanya..yang tersirat maupun tersurat, short message service maupun do’a..terima kasih tuk semua..

Kesadaran perlu diperdalam, ternyata pujian yang hanya milik ALLAH yang terkadang disampaikan oleh makhluk ke makhluk lainnya, ketika tidak disikapi dengan benar, akan menjadi boomerang dan membuatnya menjadi lebih kecil bukan lebih besar…

Para pejuang dakwah, geng’03 & sesepuh aslab..kutunggu wisudamu..

When we could be unselfish, why we must selfish…

K Just share to anothers…