Religi, My Opinion OnlyOctober 28, 2007 9:18 am

beberapa minggu tanpa koneksi internet dan tidak menulis, padahal banyak yang terjadi dalam beberapa pekan ini, yang perlu untuk ditulis.

Walaupun tuk sekedar memoria nantinya..paling tidak seandainya memori kehidupan yang semakin lama semakin menipis, ku bisa merecall masa-masa muda. transisi, perantauan yang terkadang unik, sedih dan penuh lika-liku tantangan.

pada tulisan sebelumnya, ku mencoba merangkum "10 days holiday" di aceh..banyak kisah dan flash back ketika selama +/- 18 tahun ku hidup di aceh…

jalan ini…

tidak boleh berhenti, semangat dan tujuan yang jelas dalam tiap langkah kehidupan diperlukan untuk memfiltrasi kejamnya globalisasi budaya, yang semakin mengikis religi dari sisi aturan, kewajiban dan hak manusia yang beragama.

pakaian, cara bergaul, serta regulasi "dinullah" dalam al-quran dan hadis yang hanya digunakan pada kasus-kasus tertentu, tidak mencakup keseluruhan aktivitas duniawi…

terkadang miris melihat remaja-remaja yang lebih memilih curhat ke teman2nya, daripada ngobrol banyak dengan orang tua dari masalah personal , akademisi hingga masa depan..
padahal ridha kedua adalah ridha kedua orang tua..

jalan ini….

4 tahun berlalu dari kehidupan kampus yang banyak memberikan "pattern" dan "path" bagaimana hidup di jakarta yang harus mengkombinasikan skill dan communication di segala bidang.

1 tahun ke depan, di dunia kerja, penuh dengan tantangan baru dan teman baru baik nyata maupun maya…teman yang senantiasa menemani saat bekerja, ya "google"..dengan google, error code dan teknologi yang nantinya akan mendukung proses pembuatan project pun bisa di dapat lebih cepat..

ya jalan dan lika-liku kehidupan terus berjalan tanpa henti..

jalan ini…

how to make it balance???, between "dunia" and "akhirat", nah ini mungkin PR kita semua sebagai makhluk..semoga kita bisa membuat "balancing point" yang baik dalam hidup yang hanya sebentar.

jalan ini…

"semua yang merasakan hidup, pasti akan merasakan mati"

25 Oktober 2007. sekitar pukul enam sore…sepulang dari tempat kerja, perasaan sudah tidak enak.."kakekku-nek abu", wafat di aceh…kakek yang kuat dan teguh serta santun telah di "call-back" oleh ALLAH, kakek yang menjadi salah satu "role model" dalam kehidupan ini..ia telah pergi, air mata dan sedih di hati belum bisa sepenuhnya terobati…mudah2an 74 tahun kehidupan serta amalnya diterima di sisi ALLAH.amin.

"I just wanna make them proud…", mudah2an cucumu ini, tak pernah membuatmu kecewa, doa kami, lafadz yasin kami, semoga ALLAH menerimanya…

jalan ini..

trus berlanjut…

blogging sebagai salah satu sarana memoria, ketika "memori otak" sudah semakin menipis dan mulai lupa kenangan2 indah di masa muda…

K
just share to anothers.  

 

Uncategorized 9:10 am

Terhitung sudah 6 hari ku berada di Banda Aceh, kampung halaman, hari ini adalah salah satu hari yang penuh makna.
Sebelum ku menulis tentang makna hari ini, ku kan mem “break-down” 6 hari di Banda dari permulaan.

12 Oktober 2007 :
- Ku tiba di Bandara SIM ( Sultan Iskandar Muda ), sekitar pukul 11.20, dengan delay dan pergantian pesawat di bandara Sukarno-Hatta..alhamdulillah sampai dengan selamat.
- Setiba di rumah, perasaan senang & haru dengan tekad untuk memaknai kepulangan periode ke-4 ini, agar bermanfaat tidak hanya bagi diri, tetapi untuk orang tua..karena masa bakti yang hanya beberapa hari di banda aceh. Re-Sosialisasi dan silaturahim langsung dimulai sekitar pukul 15.00, menuju desa tercinta, Limpok dan rumah nenek yang sangat asri ( Red. Jika dibandingkan dengan JAKARTA ), seluruh keluarga besar yang telah setahun kutinggalkan, akhirnya dengan izin ALLAH bisa bertemu. Setelah itu menuju rumah imam menasah ( musholla ) untuk bersilaturahim, plus menuju meunasah ( musholla ) penuh kenangan. Di meunasah desa Limpok inilah aku menghabiskan sebagian besar ibadah shalat wajib secara berjama’ah, ketika masih muda dulu & sedang keren2nya di masa SMU…ada ”chemistry” tersendiri jika memasuki lagi meunasah ini, terkadang hati bergetar, dengan sajadah dan lingkungan meunasah yang masih seperti 6 tahun lalu, ketika kumulai shalat disini…mmh indah, dan dari sini pula kumulai rutin tuk mengumandangkan azan.subhanallah.
- Shalat ashar di meunasah, bertemu dengan kawan lama, bang andri..ya ada kenangan lain yang sulit dilupakan, ” bang yani ”, kini ia sudah bertemu dengan sang khalik, ”bang yani” merupakan salah satu tokoh muda kampung yang pergaulannya sudah menyebar dan berjamur di selurunh kampung, dalam bahasa acehnya ” so han turi ngon si yani ( siapa yang gak kenal dengan si yani )???”, ya…tua..muda..laki..perempuan..tengku..abu..semua kenal dengan beliau, kesantunan dan ”senyuman yang sangat lebar” ketika bertemu dengan kerabat, cepat bergaul, penyayang keluarga dan santun..sulit mencari orang seperti beliau..biasanya ketika ku pulang dari jakarta, malam harinya pasti beliau langsung ke rumah, tuk sekedar silaturahim..indahnya ukhuwah yang sulit dilupakan..kini ALLAH sudah memanggil beliau lebih awal, di usia yang sangat muda dengan ”khusnul khatimah”..amin.

13, 14, 15, 16, 17 Oktober 2007, adalah hari – hari pra dan pasca lebaran yang kental dengan kultural,
pesan lontong / ketupat, siapkan uang 1000an dan lain-lain…ya di desaku, hari pertama lebaran, pasti ramai kunjungan dari anak2 desa dengan sepeda2 dan baju barunya. Dan pastinya, ”salam tempel” Rp.3000/anak adalah penutup silaturahim..hehe..
Tak terasa hari pertama lebaran, tamu berdatangan hingga pukul 16.30 , dengan lelah yang diselimuti kesenangan, menyiapkan air minum, membuka toples, menyiapkan kue bolu, dll…sungguh kultural yang baik dan intinya adalah ”silaturahim dan ukhuwah”.

18 Oktober, ya hari ini..pukul 14.00 kami mendapat kabar bahwa nek abu (kakek) sakit…semuanya heran karena beberapa jam sebelumnya nek abu(kakek) masih sangat sehat…kami langsung menuju RSUZA ( Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin ), untuk memerikasakan beliau..dan ”follow up” –nya adalah harus segera dioperasi, tepat pukul 21.00 kakekku naik meja operasi dan Alhamdulillah pada pukul 00.15 operasi selesai..
makna yang kudapat hari ini adalah, dalam suasana tegang, sedih dan haru serta bimbang ketika menunggu kabar dan tindak lanjut penyakit kakekku adalah ”manusia kebanyakan mulai eksis dan concern dalam mengingat sang khalik ketika dalam kesulitan”…ya terkadang kita sebagai hamba sangat jarang bersyukur kepada ALLAH di masa kita senang, cukup dan bahagia…
ada pengibaratan sederhana, seorang anak kecil yang senantiasa ibunya menyayangi dan mendidiknya, tanpa sadar si anak, sangat jarang berterima kasih kepada ibunya, karena dengan sabar dan tekun si ibu mendidiknya, tetapi ketika ia terkena demam tinggi, pastinya ia manja dan ”merengek” ke ibunya, karena dengan kehangatan kasih sayang ibunya ia merasa lebih baik…yah..coba direnungkan…

sudah pukul 02.08…ngantuk…mudah2an kakekku bisa cepat sembuh..terima kasih juga buat kawan2 di aceh, khususnya komunitas kelas 2-5 SMU 1, yang ukhuwah kita masih tetap terjaga.

Just share to anothers

Wallahua’lam

K

My Opinion OnlyOctober 10, 2007 1:36 am

hitungan jam, ku pulang… Obviously, tomorrow morning I will go home & stay there about 10 days… "mudik" is commonly activity or we could call it as a "culture" when the "victory day" almost come.. but, on this trip, hopefully I won’t spend many time to reach the destination area…ya because I’ll use the aeroplane, and It needs 2 Hours 45 minutes, InsyaALLAH…

so, not like mostly people that using "bus or train" that waste useful time "on the end" of ramadhan..on the other hand, by plane it’s not.

ya..gathering only in the few days, I must use this time carefully, to help my parents, to rebuild the relationship & surely finish my "last job" from university, that is LPJ ( Laporan Pertanggung Jawaban ) of ROHIS organization.. 

ya only 10 days on my home town, surely that isn’t enough..but that’s ok , I just wanna see my parents and all relative in healthy&show the happiness..that’s all..hopefully ALLAH agree with it.

hitungan jam, ku pulang…

Good bye jakarta, hopefully only for a while..

 

UncategorizedOctober 4, 2007 2:18 pm

hari ini seperti biasa, pulang jm.16.30 menuju halte busway…

16.45 sampai ke shelter utama HCB ( Harmoni Central Busway ), nah kejadian yang mungkin dibayangkan oleh tiap "masyarakat" yang menggunakan busway secara rutin, yang biasanya antrian menuju kalideres bisa mencapai 5 meter, tak terjadi…???? kemana manusia jakarta, apa udah pada mudik or pada gak masuk kuliah or kerja…alhasil mayoritas penumpang bisa duduk dan dengan tenangnya beristirahat sejenak di dalam busway yang sejuk…

pak supir berharap dengan senyum simpul di wajahnya : "andai saja tiap hari seperti ini ya!!!"..

ya..kalau setiap hari kerja, tidak ada antrian panjang menunggu armada busway dengan aroma parfum menyengat bercampur keringat…wah tenaang banget untuk pulang kerja…

 huhh, andai saja tiap hari seperti ini…

Tomang Traffic could be solved today…but tomorrow, who knows??



just share to anothers

 

 

"Pesan sponsor : bang yos, makasih udah bikin ide transjakarta, tapi klo jadi presiden jangan deh…ntar klo banjir siklus 5 thnan lagi, gimana ayo??, ntar klo tata kota dan pohon2 di jakarta pada ditebang and alih2 modernisasi, gimana ayo??,mmm…cukup yang bang, jangan lagi..mohon maaf lahir batin. "

UncategorizedOctober 3, 2007 2:37 pm

I’ve been working about 3 months, eventhough on the first 2 months I get work only on monday & tuesday..but it has calculated, I’ve been working 3 months. this day, Mr.Par deliver the "suspicious envelope" to me from the office…

mmm..after I ripped it, there are 2 slip, first is the salary slip and "???"

alhamdulillah..I got the first THR, eventhough this is normal for the workers, but as a fresh graduated and new as a employee, this is unexpected moment that’s happened faster..

mmm..031007, I’ll memorize you, and hopefully this THR could be useful for me and anothers…

just share to anothers