sekiranya kita sering mengingat sang khalik, di kala senang, susah , sedih, saat bepergian, saat ingin menulis…
bikin hidup lebih hidup, khalifah abu bakar ash-shiddiq yang telah ditetapkan sebagai penghuni surga, di dalam tiap detiknya, snantiasa ingat kepada ALLAH, sekarang pertanyaan klasik yang sering berontak di hati2 kita adalah APAKAH KITA YANG TIDAK DIJANJIKAN SURGA, SEBERAPA SERINGKAH KITA MENGINGAT ALLAH???
sungguh ironis memang…manusia dijadikan lemah, tetapi kita tidak sadar akan kelemahan kita..
orang-orang kafir diberikan kesenangan oleh ALLAH, dengan kenikmatan duniawi, sungguh ironis pula kita juga mendambakannya tanpa ada wujud syukur atas kehidupan, mata yang masih bisa melihat, telinga yang masih bisa mendengar..dan hati yang masih peka melihat pengemis2 jalanan dengan memberikan 1000/2000 perak bagi mereka..
manusia memang ironis, ayo kita berdoa agar tidak termasuk golongan orang yang ditetapkan oleh ALLAH sebagai orang lemah dan sering diganggu oleh syaitan durjana, tetapi orang yang telah ditentukan ALLAH menjadi orang yang kuat , sehingga syaitan pun gentar dengan pancaran keimanan kita…insyaALLAH..
allazi na yaz kurunallaha qiayamawwa qu’udawwa ‘ala junudihim wayatafakkarunafi khalkissamawati wal ‘ard…
mudah2an kita termasuk hamba ALLAH yang mengingat ALLAH disaat berdiri, sehat, berbaring dan pada kondisi apapun…
wallahu’alam.
K